Perampok dan Penganiaya Nenek di Kebraon Surabaya Belum Tertangkap

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Aksi perampokan dan penganiayaan korban bernama Yufita Maria Suryatik (71), warga Kebraon Selatan, Surabaya, pada Rabu (21/10/2026) bulan lalu masih belum bisa diungkap oleh Polsek Karang Pilang.

Atik, panggilan korban perampokan emas seberat 25 gram dan penganiayaan itu mengaku mengenal pelaku, yang diketahui bernama Erik.

Mulanya, Erik bertamu ke rumah korban. Setelah dipersilakan masuk dan disuguhkan minuman hangat, lantas Erik langsung mengambil paksa kalung korban dengan cara mencekik dan memukul korban.

Atas peristiwa itu, Atik dibantu oleh warga sekitar untuk melapor ke Polsek Karang Pilang, termasuk melakukan perawatan medis karena bibirnya mengalami luka sobek.

Hingga berita ini dimuat, belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian terkait upaya penangkapan pelaku.

Sementara dari pihak Kecamatan Karangpilang, Camat Ipong Wisnoe Wardono, mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut.

"Saya kok belum ada laporan tentang adanya korban perampokan terhadap warga di wilayah kelurahan Kebraon. Coba nanti pegawai melakukan pengecekan," ujarnya.

Sebagai informasi, korban merupakan nenek janda yang hidup sebatang kara. Dia memiliki anak, namun telah berumah tangga dan memiliki tempat tinggalnya masing-masing. (rus/msn)