PAN Beberkan Alasan Langsung Beri Rekom Gus Barra, tanpa Buka Penjaringan | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

PAN Beberkan Alasan Langsung Beri Rekom Gus Barra, tanpa Buka Penjaringan

Editor: MMA
Wartawan: Mohammad Sulthon Neagara
Jumat, 31 Mei 2024 16:39 WIB

Achmad Rubaie (baju hitam) saat rapat konsolidasi dengan para pimpinan partai politik pendukung Gus Barra yang juga dihadiri Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dan Gus Barra Kafe Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto, Kamis (30/5/2024). Foto: M. Sulthon Neagara/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah satu partai yang langsung memberikan rekomendasi kepada Dr () sebagai , tanpa membuka penjaringan.

Memang, sebelumnya Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Mojokerto Muhammad Santoso sempat membuka penjaringan. Namun tak lama setelah itu, Ketua Harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur Achmad Rubaie dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Yandri Santoso memutuskan untuk menutup penjaringan dan memberikan rekomendasi langsung kepada .

Apakah PAN sempat ragu terhadap

Untuk menjawab pertanyaan itu, BANGSAONLINE.com mewawancarai Achmad Rubaie, Ketua Harian DPW sekaligus untuk mengkonfirmasi masalah tersebut. Wawancara dilakukan di sela acara rapat konsolidasi para pimpinan partai pendukung di sebuah Kafe Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Pacet Mojokerto, Kamis (30/5/2024).

Achmad Rubaie menegaskan bahwa PAN tak pernah ada keraguan sedikitpun pada . Menurut dia, para pimpinan partai berlogo matahari tersebut sangat yakin dengan kampasitas . Karena itu PAN langsung setuju dan memberi rekom kepada .

“Iya langsung menyetujui, tugas berikutnya DPP PAN meminta yang sudah dapat rekom untuk cari pasangan yang bisa menambah sinergi, chemistry, electoral, karena bupati dan wakil bupati itu dwi tunggal (dua tapi satu) sehingga bisa kolaborasi, bekerja sama bahui membahu,” papar Rubaie yang mantan anggota DPR RI itu meyakinkan.

Rubaie bahkan mengaku tertarik dengan track record selama menjabat Wakil Bupati Mojokerto. Ia mengatakan bahwa telah teruji dan cukup pengalaman. 

Bahkan , tegas Rubaie, bisa mempercepat harapan masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk mewujudkan cita-cita perluasan lapangan kerja dan menghilangkan pengangguran.

“Beliau sudah tahu resepnya, tinggal wewenangnya, maka atas dasar itu PAN meyakini bisa mewujudkan harapan masyarakat Mojokerto,” tutur Rubaie yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2009-2014.

Menurut Rubaie, dalam perjalanannya selama menjabat wakil bupati, selalu memberikan pertolongan secara langsung kepada masyarakat Mojokerto dengan menggunakan uang pribadi tanpa APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Ia memberi contoh saat terjadi bencana angin puting beliung di Mojokerto, langsung turun tangan. juga membantu rumah warga yang terbakar, program mobil pengantin gratis, dan memberikan pertolongan kepada ibu hamil yang kekurangan biaya untuk persalinan, hingga pada akhirnya ibu tersebut melahirkan dua anak kembar, dan kedua anaknya diberi nama Barra.

Kisah ini telah diketahui banyak warga Mojokerto dan dikonfirmasi kebenarannya oleh Kiai Mansur, tokoh masyarakat Jatirejo.

Menurut Rubaie, kisah-kisah ini juga menjadi daya tarik dan nilai positif bagi para parpol pendukung, tak terkecuali PAN.

Rubaie menambahkan, selain yang telah mempunyai modal sosial yang cukup, ayahanda (Kiai Asep), merupakan tokoh masyarakat bereputasi nasional, bahkan internasional. Hal ini menambah keyakinan PAN untuk memberikan mandat kepada .

“Tidak semua orang punya modal sosial seperti itu. Itu kan anugrah yang dikasih Allah untuk menopang kesuksesan kalau sekiranya diberi amanah oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (M. Sulthon Neagara)

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video