Gagal Panen di Lamongan Meluas, 13 Kecamatan Kekeringan | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Gagal Panen di Lamongan Meluas, 13 Kecamatan Kekeringan

Rabu, 07 Oktober 2015 16:18 WIB

ilustrasi. foto: kontan

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com – Musim kemarau panjang menyebabkan 4389,96 ha (hektar) areal pertanian di Lamongan alami gagal panen. Luasan ini dimungkinkan akan bertambah jika musim hujan yang sangat diharapkan petani Lamongan tidak segera datang.

Kepala Dinas , Aris Setiadi melalui Kabag Humas Pemkab, Sugeng Widodo menyatakan dari luasan tanaman padi yang mati akibat kekeringan terbagi dalam empat kriteria.

"Ringan 373 ha; Sedang 1823,5 ha; Berat 1516 ha; dan Puso 677,46 ha," ujarnya.

Sementara areal pertanian yang terdampak kekeringan sementara tersebar di 13 kecamatan yang ada di Lamongan. Ketiga belas kecamatan ini masing-masing meliputi ; Kedungpring 8 desa; Modo 4 desa; Solokuro 9 desa; Bluluk 9 desa; Tikung 9 desa; Turi 9 desa; Brondong 2 desa; Sarirejo 6 desa; Kembangbahu 7 desa; Lamongan 3 desa; Paciran 1 desa; Karanggeneng 1 desa; Karangbinangun 5 desa dan Sugio 6 desa.

"Di samping berakibat pada tanamam padi, kekeringan juga berdampak pada tanaman jagung tercatat luasan sementara areal jagung yang mengalami kekeringan mencapai 439 ha," jelasnya.

Sedangkan kerugian akibat gagalnya pertanian pasca kemarau panjang hingga saat ini belum diketahui. "Karena masih didata di tingkat kecamatan belum disampaikan ke pemkab sehingga belum bisa diungkapkan kisaran mengenai kerugian yang ditanggung akibat kemarau panjang," ungkapnya.

Seperti diketahui, penjangnya musim kemarau di Jawa Timur berdampak pada areal pertanian yang ada di Lamongan. Ribuan hektar areal pertanian mengalami gagal panen (puso) akibat musim kemarau tahun ini. (ais/rev)

 

 Tag:   Pertanian Lamongan

Berita Terkait

Bangsaonline Video