​KPK Beri Edukasi Para Santri PP Syaichona Khollil Bangkalan | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

​KPK Beri Edukasi Para Santri PP Syaichona Khollil Bangkalan

Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Fauzi Ahmad
Senin, 02 April 2018 01:29 WIB

Ketua KPK Agus Rahardjo hadir di Musayawara Besar 1 Asschol dalam rangka memberikan seminar "Pencegah Korupsi melalui Pesan Pondok Pesantren" Sabtu (31/3).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Agus Rahardjo hadir di Musayawara Besar 1 Asschol dalam rangka memberikan seminar "Pencegah Korupsi melalui Pesan Pondok Pesantren" Sabtu (31/3). 

Di hadap para santri, alumni dan simpatisan berpesan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya dibebankan kepada saja. "Kita semua ambil bagian dari pencengah sifat koruptif," tutur Agus.

Agus mengatakan, saat ini sedang mengusulkan tidak efektifnya pengawasan seperti Inspektorat karena yang diawasi yang mengangkatnya. 

"Bagaimana mungkin ini dapat mengawasi seharusnya sejajar agar bisa mengawasinya seperti Inspektorat Kabupaten harusnya diangkat oleh Gubernur, bukan oleh Bupati. Ini yang membuat pengawasan tidak efektif," tambahnya

Agus juga berpesan, jangan memilih pasangan calon yang memberi uang. Jika itu menang nanti dia akan merampok, mencuri APBD selama 5 tahun. 

"Pilihlah karena track rekord yang amanah, jujur," tegasnya.

terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pilkada serentak ini terus berjalan. Masukan dari masyarakat daerah, para staf tentu dari media semua dibutuhkan.

"Tidak perlu mencantumkan nama, dasarnya PP 71 tahun 2000. Silakan laporkan, ada bukti lengkap akan menindak lanjuti yang penting jangan memfitnah. Uang yang dikembalikan oleh koruptor 2/permil adalah miliknya pelapor," tegas Agus.

Agus juga mengajak untuk menjaga amanah dari sejak kecil, sejak di pondok karena hal-hal kecil berawal dari kebiasan kecil. 

"Jika biasa ngrepek di ujian, maka kemungkinan besarnya jadi koruptor lebih mudah," bebernya.

Menurut Ketua Umum Aschol KH.Moh.Nasih Aschal Santri harus tampil dalam politik ini justru wajib hukumnya ketika melihat sistem politik yang carut marut siapa lagi kalau bukan santri,"tuturnya. (bkl1/ian)

 

 Tag:   KPK Pilbup Bangkalan

Berita Terkait

Bangsaonline Video