Ringkasan Berita
- BPJS Kesehatan Cabang Gresik mendorong peserta JKN untuk menggunakan fitur autodebet guna meningkatkan kedisiplinan dan ketepatan pembayaran iuran, yang sangat menentukan keaktifan status kepesertaan.
- Kepala BPJS Kesehatan Gresik menegaskan bahwa kepatuhan peserta dalam membayar iuran merupakan kunci untuk menjaga prinsip gotong royong dan keberlangsungan manfaat program JKN.
- Seorang peserta, Salman, merasakan manfaat autodebet yang diterapkannya sejak 2021, karena sistem otomatis tersebut meminimalkan risiko lupa bayar dan memastikan status kepesertaannya tetap aktif.
- Salman menekankan bahwa ketidaktepatan pembayaran iuran dapat menimbulkan masalah saat peserta membutuhkan layanan kesehatan, sehingga ia mengajak masyarakat untuk disiplin membayar iuran.
- Autodebet dinilai sebagai solusi yang memudahkan peserta, memastikan akses layanan kesehatan tanpa kendala administratif, dan menciptakan rasa aman karena kepesertaan selalu aktif.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan Cabang Gresik mendorong peserta JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional memanfaatkan fitur autodebet untuk meningkatkan kedisiplinan pembayaran iuran. Kepala BPJS Kesehatan Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menyebut kemudahan sistem pembayaran menjadi faktor penting dalam menjaga kepatuhan peserta.
“Ketepatan dalam membayar iuran sangat menentukan keaktifan status kepesertaan. Kami mengimbau peserta untuk memanfaatkan fitur autodebet karena sistem ini memungkinkan pembayaran dilakukan secara otomatis, sehingga meminimalkan risiko keterlambatan dan memastikan layanan kesehatan dapat diakses tanpa kendala administratif,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Janoe menegaskan keberhasilan Program JKN bergantung pada peran aktif peserta dalam memenuhi kewajiban. Dengan kepatuhan yang baik, prinsip gotong royong dapat berjalan optimal dan memberi manfaat berkelanjutan.
Efektivitas autodebet juga dirasakan langsung oleh peserta. Salman (25), pengusaha kerang dan kayu, mengaku menggunakan metode ini sejak 2021.
“Saya merasa autodebet sangat membantu karena semuanya berjalan otomatis. Dengan aktivitas yang padat, saya tidak perlu khawatir lupa membayar iuran karena sistem sudah mengatur semuanya,” ungkapnya.
Salman menambahkan, layanan kesehatan yang ia akses berjalan lancar tanpa kendala biaya. Ia menekankan pentingnya disiplin membayar iuran agar status kepesertaan tetap aktif.
“Kalau iuran tidak dibayar tepat waktu, bisa menimbulkan masalah saat kita membutuhkan layanan kesehatan,” tegasnya.
Dengan autodebet, Salman merasa lebih aman karena kepesertaan JKN selalu aktif. Ia pun mengajak masyarakat untuk disiplin membayar iuran.
“Program ini sudah sangat membantu, jadi peserta juga harus bertanggung jawab dengan tidak menunggak iuran. Jangan hanya menuntut pelayanan maksimal tanpa memenuhi kewajiban, dan menurut saya autodebet adalah solusi yang sangat memudahkan,” pungkasnya. (red)










