Ringkasan Berita
- Pemerintah Kabupaten Kediri menyelenggarakan Job Fair 2026 di Convention Hall Simpang Lima Gumul selama dua hari (6-7 Mei 2026) dan dihadiri banyak pencari kerja dari berbagai daerah.
- Kepala Disnaker menekankan bahwa job fair ini bertujuan untuk menjembatani talenta dan perusahaan, dengan fokus pada keterampilan yang dibutuhkan industri dan bukan hanya nilai akademik.
- Job Fair ini menawarkan ribuan lowongan kerja lokal dan program magang ke Jepang, yang membuka sekitar 1,23 juta pekerjaan untuk orang asing dari Indonesia dengan fasilitas subsidi dan pendampingan.
- Contohnya, Fave Hotel Kediri membuka empat posisi dan menerima hampir 100 pelamar dalam dua hari, dengan lamaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026.
- Acara ini juga dilengkapi dengan talkshow dunia kerja dan tips bagi pencari kerja, seperti pentingnya sikap ramah dan jiwa pelayanan di industri perhotelan.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemkab Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar Job Fair 2026 di Convention Hall Simpang Lima Gumul selama 2 hari, Rabu (6/5/2026) dan Kamis (7/5/2026). Pada hari kedua, lokasi masih dipadati pencari kerja dari berbagai daerah.
Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, mengatakan job fair ini bukan sekadar mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga menjadi ruang mencari solusi atas tantangan ketenagakerjaan.
“Untuk saat ini mencari pekerjaan itu sebetulnya mencari talenta sesuai dengan kualifikasi perusahaan itu juga menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya.
Job Fair menghadirkan ribuan lowongan pekerjaan serta agenda pendukung seperti talkshow dunia kerja dan peluang magang ke Jepang. Ibnu menekankan pentingnya keterampilan sesuai kebutuhan industri.
“Nilai akademis bukan jaminan orang akan sukses di dunia kerja, namun harus dibarengi dengan skill yang mumpuni,” tuturnya.
Sementara itu, Owner LPK Yagai Gakkou, Nur Fiter, menyampaikan peluang kerja di Jepang terbuka lebar.
“Di Jepang sekarang ada sekitar 1,23 juta loker yang mana loker tersebut dikhususkan untuk orang asing dari Indonesia,” katanya.
Program magang menyediakan fasilitas subsidi biaya, tiket pesawat, hingga pendampingan selama tiga tahun. Selain peluang luar negeri, sejumlah perusahaan lokal juga membuka lowongan.
Fave Hotel Kediri, misalnya, membuka empat posisi pekerjaan. HR Coordinator Natalia Christyani menyebut hingga hari kedua jumlah pelamar mendekati 100 orang.
“Kita buka 4 kuota ada housekeeping, FNB service, FNB product dan engineering,” ucapnya.
Natalia menambahkan lamaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026, baik melalui job fair maupun pendaftaran online. Ia juga memberi tips bagi pencari kerja di dunia perhotelan.
“Jiwanya harus hotelier, contohnya ramah, senyum dan juga bisa service,” imbuhnya. (uji/mar)










