Ringkasan Berita
- Sebuah toko perhiasan di Pamekasan mengalami pencurian gelang emas oleh seorang perempuan yang berpura-pura sebagai pembeli, dan aksinya terekam CCTV pada 2 Mei 2026.
- Pelaku berhasil mengambil satu gelang dengan menyembunyikannya di tangan, sementara dua gelang lainnya dikembalikan kepada karyawan toko.
- Kehilangan baru diketahui setelah dilakukan rekap stok, dan toko telah melaporkan kasus ini ke Polres Pamekasan pada 9 Mei 2026.
- Pihak kepolisian menyatakan penyelidikan masih berlangsung dengan mengamankan bukti CCTV dan akan memeriksa saksi internal toko.
- Pemilik toko tidak membebankan kerugian kepada karyawan, dan kasus ini menjadi viral setelah rekaman CCTV beredar di media sosial.
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Aksi pencurian gelang emas di Toko Jakarta, Pamekasan, viral di media sosial setelah rekaman CCTV pelaku beredar luas.
Dalam video berdurasi 3 menit 19 detik itu, tampak seorang perempuan mengenakan baju putih dan masker berpura-pura menjadi pembeli di toko perhiasan tersebut.
Pelaku meminta tiga gelang emas kepada karyawan toko untuk diperlihatkan. Saat kondisi lengah, perempuan itu diduga mengenakan satu gelang di tangan kanannya, sedangkan dua gelang lainnya dikembalikan kepada karyawan.
Salah seorang karyawan toko, Halili, mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 2 Mei 2026.
Menurut dia, hilangnya gelang emas baru diketahui setelah pihak toko melakukan rekap penjualan dan pengecekan stok perhiasan.
Setelah dilakukan penghitungan ulang, satu gelang emas dinyatakan hilang. Karyawan kemudian memeriksa rekaman CCTV dan menemukan dugaan aksi pencurian yang dilakukan perempuan tersebut.
Berbekal rekaman CCTV, pihak toko melaporkan dugaan pencurian itu ke Polres Pamekasan agar pelaku dapat segera diungkap.
“Laporan dilayangkan Sabtu kemarin, 9 Mei 2026. Kehilangan gelang ini tidak dibebankan kepada karyawan oleh pemilik toko,” ujarnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, mengatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami telah mengamankan bukti rekaman CCTV dan akan memeriksa sejumlah saksi dari pihak internal toko,” cetusnya, Selasa (12/5/2026). (van)










