Ringkasan Berita
- PMI Kota Probolinggo menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026. Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sukarela dan rutin untuk menjaga ketersediaan stok darah.
- Ketua PMI menyampaikan tema tahun ini 'Setetes Kemanusiaan. Donorkan Darah. Selamatkan Nyawa' yang menekankan setiap tetes darah sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
- Donor darah dijelaskan bukan hanya tindakan medis, tetapi wujud solidaritas, di mana satu kantong darah dapat memberi harapan hidup bagi pasien dalam kondisi darurat atau berjuang melawan penyakit.
- PMI mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat sekaligus aksi kemanusiaan, dan sebagai apresiasi, disediakan door prize menarik untuk 100 pendonor pertama.
- Antusiasme warga sangat tinggi terlihat dari kedatangan pendonor dari berbagai kalangan seperti pelajar, mahasiswa, pekerja, komunitas, dan masyarakat umum sejak pagi hari.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day) 2026, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Probolinggo menggelar aksi kemanusiaan, Senin (15/6/2026).
Kegiatan berupa donor darah itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sukarela, dan rutin guna menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, menyampaikan peringatan tahun ini mengusung tema 'One Drop of Humanity. Give Blood. Save Lives' atau 'Setetes Kemanusiaan. Donorkan Darah. Selamatkan Nyawa'.
“Tema ini menekankan bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, donor darah bukan hanya tindakan medis, tetapi juga wujud solidaritas. Satu kantong darah dapat memberikan harapan hidup bagi pasien yang sedang berjuang melawan penyakit maupun kondisi darurat.
“Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia ini, kami mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat sekaligus aksi kemanusiaan,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, UDD PMI Kota Probolinggo menyediakan door prize menarik bagi 100 pendonor pertama. Antusiasme warga terlihat sejak pagi dengan kedatangan pendonor dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, pekerja, komunitas, hingga masyarakat umum.
“Warga sangat antusias dengan kegiatan ini,” ucap Mega. (ugi/mar)










