Kegiatan Pamekasan Bersih Bakal Diperluas, Pemkab Bidik Seluruh Kecamatan Jadi Kawasan ASRI

Ringkasan Berita
  • Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan memperluas Program Pamekasan Bersih ke seluruh kecamatan setelah penataan kawasan perkotaan selesai. Program ini merupakan dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
  • Kegiatan bersih-bersih rutin dilaksanakan setiap Jumat untuk membangun budaya kolektif menjaga kebersihan. Program ini bukan hanya seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan lingkungan tertata, nyaman, dan sehat.
  • Terminal Lama Lawangan Daya diprioritaskan karena kondisinya kumuh dengan banyak rombong dan lapak tak terpakai. Penataan lanjutan setelah pembersihan akan menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan.
  • Kerja bakti massal dipimpin langsung Wakil Bupati Sukriyanto dan melibatkan Forkopimda, ASN, serta masyarakat. Gotong royong dianggap penting untuk menciptakan lingkungan bersih dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.
  • Pemerintah menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan memerlukan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Budaya hidup bersih harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah masing-masing, agar dapat diwujudkan secara konsisten.

“Program ini rutin dilaksanakan setiap Jumat. Setelah kawasan kota selesai semua, nanti kegiatan seperti ini akan kami lanjutkan ke masing-masing kecamatan,” ujar Supriyanto.

Ia menegaskan, Program Pamekasan Bersih tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan sehat.

Menurutnya, kawasan Terminal Lama Lawangan Daya diprioritaskan dalam kegiatan tersebut karena masih memerlukan penataan. Sejumlah rombong dan lapak yang telah lama tidak digunakan juga menjadi sasaran pembersihan.

“Terminal Lawangan Daya dipilih karena kondisinya cukup kumuh. Banyak rombong yang sudah ditinggalkan pemiliknya sehingga perlu dibersihkan agar kawasan ini kembali tertata,” jelasnya.

Setelah proses pembersihan selesai, penataan lanjutan di kawasan tersebut akan menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan selaku instansi yang membawahi pengelolaan terminal.

“Untuk tindak lanjutnya nanti akan ditangani Dishub sebagai dinas yang menaungi kawasan terminal,” katanya.

Sementara itu, kerja bakti massal tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat setempat.

Sejak pukul 06.00 WIB, para peserta bergotong royong membersihkan sampah, memangkas rumput liar, serta merapikan sejumlah area di lingkungan terminal.

Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto mengatakan semangat gotong royong menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

“Gotong royong adalah budaya luhur yang harus terus kita jaga. Kegiatan ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum yang ada,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Budaya hidup bersih harus dimulai dari lingkungan terkecil, dari rumah masing-masing. Jika dilakukan bersama dan konsisten, kita bisa mewujudkan lingkungan yang sehat dan asri,” tegasnya. (bel/dim/van)