Ringkasan Berita
- Antrean panjang BBM subsidi jenis biosolar terjadi di SPBU Pamekasan, menyebabkan sopir seperti Hartono menunggu lebih dari satu jam untuk mengisi bahan bakar.
- Kondisi antrean yang memanjang hingga badan jalan ini telah berlangsung selama tiga hari terakhir, meski arus lalu lintas di sekitar lokasi masih lancar.
- Salah satu penyebab utama antrean adalah keterbatasan kuota kiriman solar bersubsidi ke SPBU, misalnya hanya 8 kiloliter (satu tangki) per hari di SPBU Kangenan.
- Pengawas SPBU, Iswanto, menyatakan bahwa penambahan kuota menjadi dua tangki per hari dapat mencegah terjadinya antrean panjang seperti ini.
- Fenomena antrean panjang BBM subsidi dilaporkan sering terjadi di berbagai SPBU di wilayah Pamekasan, menunjukkan masalah yang berulang dan sistemik.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Pamekasan saat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis bio solar, Selasa (23/6/2026).
Salah satu sopir truk, Hartono, mengaku harus menunggu lebih dari satu jam untuk mendapatkan giliran pengisian BBM. Ia menyebut kondisi antrean panjang seperti ini kerap terjadi di berbagai SPBU di Pamekasan.
“Saya dari pagi mengantre hingga berjam-jam. Ini sering terjadi di semua SPBU di Pamekasan,” ucapnya.
Sementara itu, Pengawas SPBU Kangenan Pamekasan, Iswanto menjelaskan, antrean panjang terjadi akibat terbatasnya kuota solar bersubsidi yang diterima SPBU.
“Di tempat saya ini, hanya dapat kiriman 8 kiloliter per hari atau satu tangki. Mungkin kalau dapat kiriman 2 tangki per hari tidak sampai terjadi antrean panjang seperti ini,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan, kondisi antrean tersebut telah terjadi selama tiga hari terakhir. Meski antrean kendaraan hingga memanjang ke badan jalan, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau lancar. (van)










