Ringkasan Berita
- Tim survei PBNU telah mengunjungi Ponpes Lirboyo, Kediri pada 3 Juli 2026 untuk menilai kesiapan sarana dan prasarana sebagai calon tuan rumah Muktamar ke-35 NU.
- Pimpinan tim survei, KH Muhibul Aman Aly, menyatakan Ponpes Lirboyo secara umum sangat siap dan semua sarana yang dibutuhkan telah terpenuhi dengan sempurna.
- Kesiapan yang dipaparkan meliputi akses transportasi yang mudah (bandara, stasiun, terminal), area parkir luas, ruang sidang representatif, akomodasi memadai, sistem keamanan CCTV, dan layanan kesehatan yang didukung RS Lirboyo.
- Ponpes Lirboyo pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU pada 1999 dan berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar kegiatan berlangsung lancar, tertib, aman, dan khidmat.
- Hasil peninjauan menunjukkan berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan Muktamar telah dipenuhi dengan baik oleh Ponpes Lirboyo.
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Tim survei Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meninjau kesiapan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, sebagai calon tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Kunjungan tersebut berlangsung pada Jumat (3/7/2026).
Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana Pondok Pesantren Lirboyo dalam mendukung penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi organisasi Nahdlatul Ulama tersebut.
Rombongan tim survei PBNU terdiri atas KH Abdul Ghafur Maimoen, KH Muhibul Aman Aly, Imron Rosyadi Hamid, Nasrullah selaku staf PBNU, serta Taufiq dari PWNU.
Kedatangan rombongan disambut jajaran pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, yakni KH Adibusholeh Anwar, KH Aminulloh Mahin, KH Athoillah Anwar, beserta pengurus pondok.










