Lansia Tewas Tersambar Kereta di Sememi Surabaya

Ringkasan Berita
  • Korban adalah perempuan lanjut usia bernama Oom Romlah (61 tahun) yang berasal dari Garut, Jawa Barat, namun meninggal dunia akibat tersambar kereta di pelintasan rel Jalan Sememi Baru, Surabaya pada pagi hari.
  • Kecelakaan terjadi saat korban diduga berjalan di tengah rel sehingga jasadnya ditemukan dalam kondisi hancur dan pihak berwajib harus mengumpulkan bagian tubuh yang tercecer selama proses evakuasi.
  • Identitas korban sempat tidak diketahui karena tidak membawa dokumen, tetapi akhirnya terungkap melalui pemeriksaan bersama BPBD, Inafis Polrestabes Surabaya, dan Satpol PP.
  • Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo untuk dilakukan autopsi guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang perempuan lanjut usia (lansia) meninggal dunia akibat tersambar kereta api di pelintasan rel Jalan Sememi Baru, Kecamatan Benowo, Rabu (8/7/2026) sekira pukul 06.30 WIB.

Korban diketahui bernama Oom Romlah (61), warga Desa Cirapuhan, Kecamatan Selawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Saksi mata, Tukimin (53), warga Sememi Kidul, menyebut jasad korban hancur setelah tertabrak kereta dari arah timur ke barat.

“Gak tau bunuh diri atau enggak. Kemungkinan jalan di tengah rel, soalnya mayatnya itu ada di tengah-tengah. Kondisinya hancur mas,” katanya.

Saat ditemukan, ia mengatakan bahwa korban tidak membawa identitas.

“Gak bawa identitas apapun mas. Tadi ada orang yang nangis-nangis, tak kira keluarganya. Setelah dicek petugas, ternyata bukan keluarganya,” ucapnya.

Identitas korban kemudian terungkap melalui pemeriksaan BPBD Surabaya bersama Inafis Polrestabes Surabaya dan Satpol PP.

Evakuasi dilakukan pukul 09.15 WIB dengan mengumpulkan bagian tubuh korban yang tercecer di lokasi. Jenazah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo menggunakan ambulans PMI untuk keperluan autopsi. (rus/mar)