Lima Nelayan Lamongan Hilang saat Melaut di Perairan Bawean, Sempat Kirim Permintaan Tolong

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Sebuah kapal motor nelayan (KMN) Fatma Jaya 1 yang mengangkut lima awak dilaporkan hilang di perairan Bawean, Gresik, setelah sempat mengirim permintaan pertolongan sebelum akhirnya putus komunikasi.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik Sukardi mengatakan, KMN Fatma Jaya 1 berangkat melaut untuk memancing pada Jumat, 24 Juli 2026.

Kapal tersebut kemudian menghubungi warga Bawean untuk meminta pertolongan pada keesokan harinya sebelum akhirnya hilang kontak.

BPBD Gresik bersama Basarnas Surabaya mulai melakukan pencarian sejak Selasa, 28 Juli 2026, setelah menerima laporan dari warga.

“Pada hari Sabtu KMN Fatma Jaya 1 menelepon meminta pertolongan kepada warga Bawean pukul 16.00 WIB, setelah itu hilang kontak tidak dapat dihubungi,” kata Sukardi saat dikonfirmasi, Rabu, 29 Juli 2026.

Sukardi mengungkapkan, kapal tersebut dinakhodai Udin (44) bersama empat nelayan lainnya, yakni Damar (35), Lutfi (28), Danis (19), dan Paklik (29). Seluruh awak kapal diketahui merupakan warga Desa Jompong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

“Hingga saat ini KMN Fatma Jaya 1 masih dalam pencarian bersama tim SAR gabungan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan,” tandasnya.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri atas BPBD Gresik, Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Lamongan, Dinas Perikanan Lamongan, PPN Brondong, serta Rukun Nelayan (RN) Brondong. (van)