KOTA MADIUN,BANGSAONLINE.com - Paguyuban Pawitandirogo mendorong pengembangan kawasan dan pemberdayaan ekonomi di wilayah Jawa Timur bagian barat melalui penguatan sektor ekonomi kreatif.
Upaya tersebut dibahas dalam Sarasehan Kemerdekaan Pawitandirogo yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Madiun, Jumat (21/8/2026).
Paguyuban Pawitandirogo yang mencakup Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, dan Ponorogo menggelar sarasehan untuk menyamakan arah pengembangan wilayah sekaligus memperkuat sinergi antardaerah.
Nyoman Adhi Suryadnyana selaku Ketua 1 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyampaikan bahwa Sarasehan Pawitandirogo tersebut merupakan kegiatan yang untuk kedua kalinya digelar.
"Sarasehan ini merupakan bentuk sinergi dari 6 wilayah Kabupaten dan Kota yang bertujuan untuk membangun wilayah masing-masing dan sekaligus untuk menunjang pembangunan nasional," tuturnya.
Menurutnya, salah satu sektor yang memiliki peran penting sebagai penggerak pembangunan adalah industri kreatif.
Karena itu, sarasehan kali ini turut menghadirkan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi upaya membangkitkan perekonomian di enam daerah tingkat II sekaligus mengkolaborasikan para diaspora Pawitandirogo yang berada di Jakarta.
"Bahwa Pawitandirogo mempunyai potensi ekonomi kreatif yang luar biasa dengan kehadiran komunitas yang awalnya sekedar hobi sekarang sudah mengarah memberi nilai ekonomi," terang Teuku.
Menurut Teuku, kondisi tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah karena mampu membuka lapangan kerja.
Teuku menambahkan, Pawitandirogo juga memiliki kekayaan budaya yang besar. Apabila kekayaan tersebut diberi sentuhan inovasi, teknologi, dan kreativitas, maka dapat berkembang menjadi sektor ekonomi kreatif.
"Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk sama-sama mengkurasi Local Hero untuk Go National, kemudian dari National Campion untuk Go Global,"tandasnya. (dro/van)










