Pergantian Kepala Lapas IIB Pasuruan Jadi Momentum Sinergi

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkot Pasuruan menghadiri kegiatan pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan dari Tri Wibawa Kristiyana kepada Fahmi Rezatya Suratman. Acara digelar di Aula Sahaja Lapas Kelas IIB Pasuruan, Jumat (21/8/2026).

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Tri Wibawa selama menjabat, dan mengucapkan selamat bertugas kepada Fahmi Rezatya sebagai Kalapas baru.

Ia menilai pergantian kepemimpinan merupakan dinamika organisasi sekaligus momentum memperkuat sinergi antara Lapas, Pemkot, dan Forkopimda.

Adi menyoroti tingginya jumlah warga binaan di Lapas Pasuruan, yakni 578 orang dengan 426 di antaranya kasus narkoba. Menurut dia, persoalan tersebut tidak hanya membutuhkan penegakan hukum, tetapi juga pembinaan agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.

Sebagai solusi, Pemkot Pasuruan telah menghibahkan lahan lima hektare untuk pembangunan Lapas Terintegrasi.

“Harapannya, pada tahun 2027 Lapas Terintegrasi ini sudah bisa dimanfaatkan secara maksimal, sehingga proses pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih baik dan lebih manusiawi,” kata Adi.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Lapas dengan kepolisian, kejaksaan, TNI, dunia usaha, perbankan, hingga masyarakat. Pembinaan diarahkan agar warga binaan memperoleh keterampilan dan nilai-nilai yang dapat menjadi bekal reintegrasi sosial.

“Yang paling penting adalah bagaimana ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka bisa diterima, bisa mandiri, dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” ucapnya.

Adi berharap kepemimpinan Fahmi Rezatya dapat melanjutkan program positif yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemkot Pasuruan dalam mendukung pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan. (afa/mar)