BANGSAONLINE.com - Kota Pahlawan dikenal dengan kuliner bakso yang digemari lintas generasi. Hidangan berbahan dasar daging sapi atau ayam yang dicampur tepung tapioka ini hadir dari warung kaki lima hingga restoran, menjadi menu favorit untuk santap harian maupun acara sosial.
Bakso Soun, kini berlokasi di Jalan Anjasmoro No 5B, Sawahan, menawarkan bakso kejawen dengan nuansa khas Jawa. Harga mulai Rp25 ribu per porsi, buka Selasa-Minggu pukul 11.00-21.00 WIB.
Bakso Bonnet di Jalan Manyar Kertoarjo V No 41, Gubeng, terkenal dengan variasi tetelan, kasar, halus, dan campur. Harga Rp25-55 ribu per porsi, buka setiap hari pukul 10.00-21.00 WIB.
Bakso Tetelan Pak Kam di Jalan Genteng Muhammadiyah No 6 menjadi favorit dengan harga terjangkau Rp14-25 ribu. Warung ini buka setiap hari pukul 11.00-23.00 WIB dan populer di media sosial.
Bakso Bintoro di Jalan Ketampon No 152 menawarkan isian unik seperti jamur, keju, dan telur puyuh. Harga Rp15-25 ribu per porsi, buka Senin-Sabtu pukul 09.00-21.00 WIB dan Minggu hingga pukul 17.00 WIB.
Bakso Pak War di Jalan Manyar Kertoarjo III, Gubeng, dikenal dengan pentol kasar, halus, dan goreng. Harga Rp10-15 ribu per porsi, buka setiap hari pukul 09.00-14.00 WIB.
Lima warung bakso ini menunjukkan kekayaan kuliner Surabaya yang terus diminati, dengan cita rasa khas dan harga yang ramah di kantong. (mg1/rom)










