KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Program Pesantren Sehat yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mendapat sambutan positif dari kalangan pondok pesantren, salah satunya Ponpes Ar Ridwan di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo.
Pimpinan Ponpes Ar Ridwan H M Yakub Ridwan menyatakan, program tersebut menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran para santri terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik.
"Anak-anak santri biasanya kurang memperhatikan kesehatan. Padahal, kesehatan adalah modal utama agar mereka bisa belajar dengan lebih patuh dan maksimal," ujarnya saat ditemui di lingkungan pesantren.
Ia pun mengutip pepatah Arab, 'Ash-shihhatu la ya'rifu qadraha illa al-mardha' yang berarti kesehatan tidak akan diketahui nilainya kecuali oleh orang yang sakit.
"Oleh karena itu, melalui program Pesantren Sehat yang digagas Dinkes Kota Batu, diharapkan para santri dapat lebih proaktif menjaga kondisi tubuh sebelum jatuh sakit," tegasnya.
Saat ini, Ponpes Ar Ridwan belum memiliki Unit Kesehatan Santri yang berdiri sendiri. Sebagai solusi, pihak pengelola menjalin kerja sama dengan Puskesmas Beji untuk menangani kebutuhan medis para santri.
"Kami sudah terbiasa dengan sistem rujukan. Jika ada santri yang sakit, kami langsung mengarahkan dan memberikan izin kepada mereka untuk segera berobat ke Puskesmas Beji agar mendapatkan penanganan medis yang tepat," jelasnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Batu Hasanatul Mardiyah Hisyam, yang akrab disapa Diedin menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus kesadaran hidup bersih di lingkungan pesantren melalui rangkaian edukasi dan pemeriksaan langsung.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Batu, Puskesmas setempat, Tim Pembina Pesantren Kota Batu, tim pendamping kesehatan, serta pihak media," ungkapnya, Rabu (7/10/2026).
Pada 2026, Tim Pembina Pesantren Sehat merencanakan kunjungan ke tiga lokasi secara berurutan, yakni Ponpes Ar Ridwan, Ponpes Al Hidayah, dan Ponpes Al Furqon.
Kegiatan di Ponpes Ar Ridwan meliputi edukasi kesehatan dan pemeriksaan medis yang diikuti 35 santri.
Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung oleh dr. Icang untuk memantau kondisi kesehatan para santri secara mendalam.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan di lingkungan pondok pesantren," pungkas Diedin. (adi/van)










