LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Disnakeswan Lamongan menggelar vaksinasi rabies gratis secara jemput bola dengan menyasar langsung hewan peliharaan warga di kawasan permukiman.
Salah satu lokasi pelayanan berada di Perumahan Demangan Residence. Sebelumnya, tim Disnakeswan juga telah mendatangi sejumlah perumahan lain, di antaranya Perumahan Yosdes dan Graha.
Skema door-to-door tersebut dipilih untuk memudahkan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi hewan peliharaan.
Kepala Disnakeswan Kabupaten Lamongan, Shofiyah Nurhayati mengatakan, vaksinasi keliling merupakan langkah preventif untuk menjaga kewaspadaan masyarakat meski Lamongan saat ini berstatus bebas rabies.
Menurutnya, rabies tetap perlu diwaspadai karena merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia.
"Meski Kabupaten Lamongan saat ini berstatus bebas rabies, upaya preventif dan pencegahan tetap harus digencarkan demi memelihara kewaspadaan bersama. Penyakit rabies tergolong zoonosis yang berpotensi menular ke manusia, sehingga kesehatan hewan peliharaan dan pemiliknya harus sama-sama diperhatikan," ujarnya, Rabu (7/10/2026)
Selain memudahkan akses, pelayanan langsung ke permukiman juga dinilai dapat mengurangi risiko hewan mengalami stres akibat perjalanan menuju tempat pelayanan.
Terlebih, kondisi cuaca panas berlebih berpotensi menyebabkan hewan mengalami heat exhaustion.
Dalam pelaksanaannya, Disnakeswan membatasi sekitar 20 dosis vaksin untuk setiap lokasi perumahan karena menyesuaikan ketersediaan logistik.
Dari rangkaian vaksinasi keliling tersebut, tercatat sebanyak 90 ekor kucing berhasil mendapatkan vaksin rabies.
Sebelum divaksin, setiap hewan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis veteriner.
Pemeriksaan meliputi penimbangan berat badan hingga pengecekan suhu tubuh untuk memastikan kondisi hewan layak menerima vaksin.
Shofiyah menyebut sebagian besar keluhan yang ditemukan pada kucing warga masih berupa gangguan kesehatan ringan, seperti kutu, jamur, flu, dan radang mata. Kondisi tersebut dapat ditangani dan tidak menghalangi pemberian vaksin setelah hewan dinyatakan memenuhi syarat secara medis.
"Setelah rangkaian kunjungan ke perumahan selesai, pelayanan vaksinasi rabies gratis ini akan dilanjutkan di 11 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di wilayah Kabupaten Lamongan," ujarnya.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya pemilik hewan yang membawa kucing peliharaan mereka untuk mendapatkan vaksin. Salsa, warga Perumahan Demangan Residence, mengaku terbantu dengan pelayanan yang hadir langsung di lingkungan tempat tinggalnya.
"Kegiatan ini sangat membantu dan memberikan rasa aman bagi kami pemilik anabul. Rabies ini kan penyakit berbahaya yang bisa menular, jadi adanya vaksinasi gratis ini membuat kami tenang. Di perumahan sini sudah sekitar tiga sampai empat kali diadakan," ucap Salsa.
Ia berharap pelayanan kesehatan hewan gratis tersebut dapat dilakukan secara berkala dengan cakupan layanan yang semakin luas. Selain vaksinasi rabies, warga juga berharap pemerintah menyediakan layanan sterilisasi dan vaksinasi jenis lain bagi hewan peliharaan. (van)










