HUT ke-25 Kota Batu, Nurochman Tekankan Pembangunan Tak Boleh Korbankan Alam

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Batu atas pendampingan hukum terkait aset daerah.

Selain itu, TNI dan Polri dinilai berperan penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Batu sebagai destinasi wisata.

Kerukunan sosial juga disebut sebagai modal penting dalam pembangunan daerah. Nurochman mengapresiasi kontribusi tokoh agama, pendidik, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta pengurus RT/RW yang memberikan pelayanan dan pengabdian langsung kepada masyarakat.

Di bidang kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya menjadi pijakan untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Nurochman mengingatkan bahwa pertumbuhan Kota Batu tidak boleh mengorbankan kelestarian alam.

Karena itu, pembangunan harus berjalan seimbang dengan upaya perlindungan lingkungan, yang dimulai dari kebiasaan menjaga kebersihan dan kelestarian alam di lingkungan rumah tangga hingga ruang publik.

Sejumlah program unggulan disiapkan untuk mewujudkan visi mBatu SAE berkelanjutan. Program tersebut meliputi Seribu Sarjana, pengembangan sektor pertanian melalui CooSAE dan Smart and Integrated Farming, penguatan layanan kesehatan, penataan infrastruktur, serta pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan.

Perhatian juga diarahkan kepada generasi muda, seniman, dan budayawan. Kreativitas anak muda diharapkan menjadi salah satu kekuatan utama pembangunan Kota Batu, sekaligus berperan dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, Nurochman menekankan pentingnya sinergi antardaerah di kawasan Malang Raya. Kerja sama tersebut dinilai strategis untuk memperkuat kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

Di akhir sambutannya, Nurochman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Kota Batu.

“Saya percaya, masa depan Kota Batu adalah masa depan yang kita bangun bersama. Kita perlu menjaga gotong royong, memperkuat rasa saling percaya, dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang kita ambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya. (adi/van)