UNP Kediri Wisuda 1.867 Lulusan, Jumlah Wisudawan Naik Signifikan

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri resmi membuka rangkaian Wisuda ke-68 Program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Oktober 2026 di Insumo Kediri Convention Center (IKCC).

Sidang Senat Terbuka itu mengukuhkan sebanyak 1.867 lulusan yang berasal dari lima fakultas dan Program Pascasarjana. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode wisuda sebelumnya.

Ketua Panitia Wisuda ke-68 UNP Kediri, Sulistyono, mengatakan jumlah wisudawan tahun ini berasal dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Program Pascasarjana.

"Total ada 1.867 mahasiswa yang diwisuda dari lima fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS), FKIP, FEB, serta Program Pascasarjana," ujarnya usai pelaksanaan wisuda, Selasa (27/10/2026).

Menurut dia, jumlah lulusan pada periode ini meningkat sekitar 250 mahasiswa dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UNP Kediri sebagai salah satu perguruan tinggi di wilayah Kediri dan sekitarnya.

Di tengah persaingan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, termasuk dengan berkembangnya perguruan tinggi negeri di kawasan Kediri, UNP Kediri tetap optimistis mampu mempertahankan kualitas pendidikan yang dimiliki.

"Justru persaingan yang semakin ketat menjadi pemacu bagi kami. Alhamdulillah, UNP Kediri masih bisa mempertahankan kualitasnya sehingga tetap menjadi pilihan utama dan diminati oleh masyarakat," kata Sulistyono.

Pelaksanaan wisuda kali ini juga diwarnai capaian membanggakan dari mahasiswa penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Tercatat 3 mahasiswa penerima bantuan pendidikan tersebut berhasil meraih predikat wisudawan terbaik pada masing-masing program studi.

Sulistyono menjelaskan, UNP Kediri terus berkomitmen memberikan akses pendidikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi melalui program beasiswa KIP Kuliah.

Ia berharap, para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi sekaligus menjaga integritas di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Pesan saya yang pertama dan utama bagi para wisudawan adalah untuk senantiasa menjaga nama baik almamater serta keluarga di tengah masyarakat. Itu adalah modal utama ketika mereka hidup bermasyarakat," tuturnya.

Selain itu, pihak kampus berharap para lulusan mampu berkontribusi di berbagai bidang profesi serta menjadi duta yang membawa citra positif almamater di dunia kerja maupun lingkungan sosial. (uji/mar)