KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 80 rumah warga dan satu fasilitas pendidikan berupa TK Dharma Wanita di Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, terdampak bencana angin kencang yang terjadi pada Rabu (4/11/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melakukan pemetaan dan asesmen untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan sesuai tingkat kerusakan bangunan.
Berdasarkan hasil asesmen awal, dari 80 rumah yang terdampak, sebanyak 78 unit mengalami rusak ringan, satu unit rusak sedang, dan satu unit lainnya rusak berat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan penanganan awal difokuskan pada pendataan kerusakan dan pelaksanaan tindakan darurat di lokasi bencana.
"Data sementara kemarin sekitar 80 rumah terdampak. Rinciannya, satu rusak berat, satu rusak sedang, dan 78 rusak ringan," ujar Ariyanto saat meninjau lokasi bencana, Kamis (5/11/2026).
Ariyanto menjelaskan, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah, seperti genteng yang berjatuhan serta material asbes dan galvalum yang terlepas.
Perbaikan rumah dengan kategori rusak ringan dilakukan secara gotong royong oleh warga, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan.
Meski demikian, BPBD masih memperbarui data kerusakan menyusul adanya laporan tambahan dari warga. Pendataan lanjutan melibatkan pihak kecamatan dan pemerintah desa agar seluruh rumah terdampak dapat teridentifikasi.
Dalam asesmen lanjutan tersebut, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara terpadu.
"Data yang kemarin akan ditambahkan dengan hasil pendataan hari ini. Nanti akan dilihat kebutuhan penanganannya seperti apa, kemudian dikoordinasikan dengan Dinas Sosial agar bantuan yang diberikan tidak tumpang tindih," kata Ariyanto.
Menurut Ariyanto, kebutuhan mendesak warga saat ini adalah terpal untuk menutup sementara bagian atap rumah yang rusak guna mengantisipasi hujan. Salah satu kerusakan terparah terjadi pada rumah milik Munsiyah di RT 17, setelah atap galvalum berukuran 4 x 6 meter terlepas diterjang angin. Kerusakan lainnya tersebar di RT 13, RT 14, RT 16, dan RT 18 RW 03.
"Kami juga menyiapkan dukungan logistik berupa makanan siap saji dan minuman untuk menunjang kegiatan kerja bakti lanjutan," imbuhnya.
Selain itu, BPBD akan mendata keluarga dengan kondisi sosial ekonomi rentan yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk diusulkan memperoleh bantuan melalui Kementerian Sosial atau sentra terkait.
Sebelumnya, angin kencang menerjang Desa Kepung pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan atap rumah warga terlepas, genteng berjatuhan, hingga sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan.
Meski mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah dan fasilitas umum, peristiwa tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. (uji/van)










