NGAWI, BANGSAONLINE.com - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngawi menggelar diskusi bedah pemikiran bertajuk Sosialisme Islam Babak Baru, Sabtu (7/11/2026).
Forum yang menghadirkan narasumber akademisi, penulis, dan jurnalis ini digelar untuk mengupas relevansi sosialisme Islam dalam menjawab dinamika politik serta kebangsaan saat ini.
Ketua DPC PKB Ngawi, Nuri Karimatunnisa, menyampaikan bahwa diskusi tersebut diselenggarakan untuk memperluas cakrawala berpikir kader dan masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan bangsa memerlukan pijakan pemikiran baru demi mendorong perbaikan secara menyeluruh.
“Kondisi Indonesia hari ini membutuhkan satu platform baru untuk kemudian memperbaiki keadaan, dan PKB mengusung platform Sosialisme Islam untuk memperbaiki ini semua,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Nuri tersebut.
Nuri menegaskan bahwa sosialisme Islam merupakan gagasan krusial yang terus dikaji demi memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Di samping penguatan kader internal, forum ini dirancang untuk mendekatkan dunia politik kepada Generasi Z.
Menurutnya, selama ini anak muda kerap memandang politik sebatas arena perebutan kekuasaan, padahal politik adalah instrumen strategis untuk menyuarakan aspirasi rakyat dan menentukan arah pembangunan.
Guna melanjutkan edukasi politik tersebut, PKB Ngawi berencana merutinkan ruang-ruang diskusi serupa agar generasi muda dapat terlibat aktif dalam dialog kebangsaan.
Perempuan yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi itu menambahkan, agenda ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), untuk membedah buku Sosialisme Islam di struktur partai.
Melalui langkah ini, PKB Ngawi berharap konsepsi sosialisme Islam tak sekadar menjadi wacana teoritis atau sejarah, tetapi bertransformasi menjadi landasan refleksi dan perumusan gagasan nyata yang berpihak pada kepentingan rakyat.










