​Diduga Ada Mafia, Bea Cukai Madura Didemo Komad, Puluhan Wartawan Dilarang Masuk

​Diduga Ada Mafia, Bea Cukai Madura Didemo Komad, Puluhan Wartawan Dilarang Masuk Para aktivis Komad saat melakukan aksi di Kantor Bea Cukai Madura, Jalan Jendral Sudirman No. 2, Pamekasan.

Listen to this article

"Mereka (Pegawai Madura) saat kami tanya perihal itu tidak bisa jawab. Siapa dan berapa tersangkanya dari sekian juta batang yang disita itu, kok hanya menetapkan dua tersangka saja," kata Hasib Mawardi.

Selain itu, Hasib juga mempertanyakan perihal maraknya cukai yang salah tempel di berbagai merek rokok. Contoh kategori rokok SKM (Sigaret Kretek Mesin), tapi izin cukainya ditempeli ke kategori rokok SKT (Sigaret Kretek Tangan).

(Sebanyak 30 sampel yang dijadikan bukti masih maraknya rokok durno/ di Madura)

Ia menduga ada indikasi kerja sama antara oknum cukai di Madura khususnya Pamekasan dengan sejumlah perusahaan rokok dan Madura.

"Ada banyak batang yang disita oleh Madura, yang cukainya pakai SKM (Sigaret Kretek Mesin), tapi tidak ada satu pun mesin linting yang disita," ujarnya dengan penuh tanya.

Ia bahkan membawa puluhan merk dari 12 perusahaan rokok yang salah tempel pita cukai. "Sampel rokok yang kami bawa ini salah tempel cukainya dari 12 perusahaan. Sampai saat ini perusahaan rokok tersebut masih memproduksi dan tidak benar," ujarnya.

"Kita tantang Madura untuk diskusi seharian dengan kami perihal penindakan , tapi pihak Madura muter-muter terus jawabannya. Seakan-akan mengalihkan permasalahan yang kami bawa," tegasnya. (yen/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Panitia Lokal Sirkuit Mandalika Diduga Unboxing Motor Ducati Secara Ilegal':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO