Penanganan Longsor di bawah Jembatan Bendung Gerak Terkendala Tingginya Air | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Penanganan Longsor di bawah Jembatan Bendung Gerak Terkendala Tingginya Air

Jumat, 25 November 2016 07:02 WIB

Sejak Mei lalu, plengsengan sleding atau tepi Bengawan Solo yang berada di bawah jembatan Bendung Gerak ambrol. Plengsengan yang longsor terjadi di dua titik. Titik pertama di Desa Ngringinrejo sepanjang 20 meter, titik kedua di Desa Padang sepanjang 10 meter.

"Ambrol sedalam kurang lebih 3 meter. Selain itu, dua titik lantai paving juga ambles yang berada di Desa Padang," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Andik Sujarwo dikonfirmasi terpisah.

Andik mengatakan, ambrolnya plengsengan bendung gerak itu diduga karena tekanan dan gerusan air yang mengalir deras. Selain itu, sekitar lokasi bangunan masih terdapat penambang pasir yang menggunakan mesin mekanik. Baik itu dibagian hulu maupun bagian hilir bendung gerak.

"Saat ini sudah kita larang, pasca terjadi longsor kita langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melarang aktifitas penambangan pasir di dekat jembatan," paparnya.

 

Berita Terkait

Bangsaonline Video