Aksi Kamisan ke-807, Keluarga Korban Minta Presiden Jokowi Cabut Gelar Kehormatan Prabowo

Aksi Kamisan ke-807, Keluarga Korban Minta Presiden Jokowi Cabut Gelar Kehormatan Prabowo Ibu korban Tragedi Semanggi I, Maria Catarina Sumarsih meminta kepada Jokowi agar mencabut Keppres Nomor 13/TNI/Tahun 2024 tentang pengangkatan pangkat Prabowo. Foto: law-justice.co

Sementara, nama Prabowo, menurutnya diduga kuat sebagai pelaku penghilangan korban secara paksa. Ditambah, Prabowo telah mengakui ‘kejahatannya’ pada 28 Januari lalu dalam kampanyenya.

Sumarsih mengatakan, menyampaikan permintaan maaf kepada Agus Jabo dan dan Budiman Sudjatmiko, dimana kedua orang tersebut merupakan aktivis PRD yang melawan Order Baru saat itu.

Saat itu, Prabowo secara langsung mengatakan di depan publik mengakui pernah melakukan pengejaran terhadap aktivis pro-demokrasi medio 1997-1998.

"Jadi sangat aneh ketika seorang yang mengaku dirinya seorang yang dilahirkan dari reformasi, tetapi justru mengkhianati reformasi," tuturnya.

Sumarsih juga menilai, pemberian pangkat bintang empat Jenderal (HOR) kepada Prabowo itu, hanya untuk membersihkan nama mantan Pangkostrad di masa lalu.

Selain itu, yang dilakukan bertujuan untuk politik pribadi, yaitu dinasti politik dengan menjadikan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka, sebagai wakil dari Prabowo, dalam Pilpres 2024.

"Tidak hanya membersihkan nama baik Prabowo, tapi dia punya kepentingan lebih untuk membangun ," pungkasnya. (rif)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Presiden Jokowi Unboxing Sirkuit Mandalika, Ini Motor yang Dipakai':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO