Wabup Gresik Tutup Pelatihan Penyusunan SPM dan Renstra BLUD, Tekankan Peningkatan Layanan Publik

Ringkasan Berita
  • Wabup Gresik menutup pelatihan tiga hari (22-24 April 2026) yang diikuti 147 peserta dari RSUD, Puskesmas, dan UPT Labkesda untuk penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) BLUD.
  • Pelatihan ini bertujuan meningkatkan tata kelola, kinerja, dan akuntabilitas layanan publik, dengan dokumen renstra diharapkan menjadi pedoman layanan yang efektif, efisien, dan berorientasi kebutuhan masyarakat.
  • Wabup menekankan pentingnya implementasi hasil pelatihan di unit kerja masing-masing agar dokumen berkualitas, terukur, dan selaras dengan visi misi Pemkab Gresik, serta memastikan layanan kesehatan tidak dipersulit, khususnya bagi pengguna BPJS.
  • Setelah pelatihan, akan dilakukan pendampingan mingguan via Zoom bersama LPPSP UI dengan target penyelesaian dokumen SPM dan Renstra dalam dua bulan.
  • Kegiatan ini diharapkan berdampak nyata pada peningkatan kinerja BLUD bidang kesehatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, selaras dengan RPJMD Kabupaten Gresik.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menutup pelatihan teknis penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Rencana Strategis (Renstra) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Jumat (24/4/2026).

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola, kinerja layanan, serta akuntabilitas institusi.

"Pelatihan penyusunan SPM dan rencana strategis BLUD yang dilaksanakan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam mendukung peningkatan tata kelola organisasi yang profesional, transparan dan akuntabel," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa rencana strategis bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi pedoman utama dalam memberikan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.