Jasad Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengenaskan di Pantai Cemoro Sewu Tulungagung

Ringkasan Berita
  • Jasad wanita tanpa identitas ditemukan dalam keadaan membusuk dan kepala terpisah dari tubuhnya di bibir Pantai Cemoro Sewu, Tulungagung, pada Jumat pagi (29/5/2026).
  • Korban diperkirakan berusia 20-30 tahun, telah meninggal lebih dari sepekan, dan mengenakan celana boxer Manchester City serta celana dalam merek Davvero.
  • Polisi belum menemukan identitas korban dan telah mengevakuasi jenazah ke RSUD dr Iskak untuk identifikasi lebih lanjut, sambil meminta masyarakat yang kehilangan keluarga dengan ciri serupa untuk melapor.
  • TKP diolah namun tidak ditemukan petunjuk identitas, sehingga tim Inafis masih berupaya mengungkap jati diri korban.

TULUNGAGUNG,BANGSAONLINE.com - Sesosok jasad wanita tanpa identitas ditemukan di bibir Pantai Cemoro Sewu, Kecamatan Kalidawi, Jumat (29/5/2026). Saat ditemukan, kondisi kepala korban terpisah dari tubuhnya.

Kapolsek Kalidawir, Iptu Bambang Kurniawan, mengatakan jasad tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

"Lokasinya itu di bibir Pantai Cemoro Sewu, Sine masuk Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Kondisi jasad korban sudah membusuk," kata Iptu Bambang, Jumat (29/5/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan identitas korban. Korban diperkirakan berusia sekitar 20 hingga 30 tahun.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana boxer abu-abu bertuliskan Manchester City 555 serta celana dalam abu-abu merek Davvero.

"Saat ditemukan kondisi kepala dan tubuh korban terpisah dan tidak memakai baju. Awalnya itu tubuhnya jadi satu, tapi karena terkena ombak akhirnya pisah," imbuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan medis sementara, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari sepekan. Hal itu diketahui dari kondisi jasad yang sudah membusuk.

"Saat ini jenazah kami evakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk proses identifikasi lebih lanjut," jelasnya.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor untuk proses pencocokan data.

"Sampai saat ini belum diketahui identitasnya, tim Inafis masih berusaha untuk mengungkap identitas korban," tandasnya.