Ringkasan Berita
- Penjualan alat tulis di Kota Kediri mengalami lonjakan jelang tahun ajaran baru, dengan rata-rata pengunjung toko meningkat dari 150 menjadi 250 orang per hari.
- Barang yang paling laris adalah buku tulis, pensil, bolpoin, penghapus, sampul buku, dan kaos kaki, memicu optimisme pelaku usaha.
- Para pelaku usaha telah menyiapkan stok sejak awal Juni untuk mengantisipasi puncak pembelian yang diperkirakan terjadi 1-2 hari sebelum masuk sekolah.
- Pembeli terdiri dari orang tua, siswa, dan bahkan guru yang sekaligus berbelanja untuk kebutuhan kantor dan kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).
- Lonjakan ini menjadi angin segar bagi usaha ritel alat tulis setelah periode sepi dan diharapkan berlanjut hingga hari pertama sekolah.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 pada 13 Juli mendatang, penjualan perlengkapan sekolah di sejumlah toko di Kota Tahu terpantau meningkat.
Lonjakan pembeli menjadi angin segar bagi pelaku usaha alat tulis yang berharap tren ini berlanjut hingga hari pertama masuk sekolah. Orang tua bersama anak-anak terlihat memadati toko alat tulis untuk membeli kebutuhan sekolah.
Salah satunya Toko Buku Alief di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, yang mencatat kenaikan jumlah pengunjung sejak awal Juli.
Agus Bahtiar selaku pengelola toko menyebut, rata-rata pengunjung kini mencapai 250 orang per hari, naik dari sebelumnya sekitar 150 orang.
“Peningkatan mulai terasa sejak awal Juli dan diperkirakan mencapai puncaknya satu hingga dua hari sebelum masuk sekolah,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Barang yang paling banyak diburu antara lain buku tulis, pensil, bolpoin, penghapus, sampul buku, hingga kaos kaki. Agus memastikan stok barang aman karena telah menambah persediaan sejak awal Juni.
“Alhamdulillah stok masih aman. Kami sudah menyiapkan barang sejak awal Juni sehingga sampai sekarang belum ada kendala,” katanya.
Salah satu pembeli, Dinda Istiana Awali, mengaku berbelanja perlengkapan tulis sekaligus kebutuhan kantor.
“Belanja ini untuk kebutuhan kantor sekaligus persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Kami ingin seluruh kegiatan di awal tahun ajaran berjalan dengan baik,” ucap guru MAN 2 Kota Kediri itu. (uji/mar)










