Bandara Dhoho Ditarget Jadi Embarkasi Haji 2027, DPRD Kabupaten Kediri Soroti Efek Ekonomi

Ringkasan Berita
  • DPRD Kabupaten Kediri mendukung rencana Bandara Internasional Dhoho menjadi embarkasi haji pada 2027, yang akan memangkas waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan jamaah dari wilayah Jawa Timur bagian selatan yang selama ini harus ke Surabaya.
  • Keberadaan embarkasi di Kediri diharapkan mengurangi penumpukan pelayanan di Surabaya dan memberikan efisiensi pada tahap persiapan keberangkatan, mengingat Jawa Timur memiliki kuota jamaah haji yang besar.
  • Rencana ini dipandang sebagai inovasi yang dapat menggerakkan perekonomian lokal, membuka peluang bagi UMKM sekitar bandara karena meningkatnya aktivitas pengantar jamaah yang membutuhkan kuliner, jajanan, dan oleh-oleh.
  • Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyerahkan sertifikat tanah seluas 59.307 m² untuk pembangunan Hotel Haji sebagai fasilitas pendukung, menandai langkah konkret persiapan menuju target 2027.
  • DPRD siap memberikan dukungan regulasi selama prosedur dipatuhi, menekankan bahwa penyelenggaraan haji adalah agenda nasional yang membutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat.

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Rencana Bandara Internasional Dhoho Kediri menjadi embarkasi haji pada 2027 mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Kediri.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kediri, Anang Prakasa, menilai rencana tersebut merupakan terobosan positif, terutama untuk meningkatkan kenyamanan jamaah haji dari Kediri maupun wilayah Jawa Timur bagian selatan.

Menurut Anang, keberadaan embarkasi haji di Bandara Dhoho dapat memangkas waktu perjalanan jamaah menuju tempat keberangkatan.

Selama ini, jamaah dari sejumlah daerah masih harus menempuh perjalanan darat menuju Surabaya sebelum melanjutkan rangkaian perjalanan ibadah haji.