Tak Ada PSK, Razia Pekat di Sidoarjo Diduga Bocor, Petugas Amankan 6 LC dan Belasan Botol Miras

Ringkasan Berita
  • Satpol PP Sidoarjo mengamankan 6 perempuan diduga pemandu lagu (LC) dan menyita belasan botol minuman keras golongan A dan B dalam razia pekat di tiga kecamatan. Operasi juga menemukan tempat usaha yang diduga menjual miras tanpa izin.
  • Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menilai ada indikasi kebocoran informasi sehingga beberapa lokasi sasaran diduga telah bersiap sebelum razia. Ia meminta desa segera menata kembali kawasan tanah aset atau tanah bengkok desa yang dimanfaatkan untuk kegiatan melanggar aturan.
  • Kepala Satpol PP menegaskan razia ini bagian dari penegakan Perda dan akan ambil tindakan tegas, termasuk pembongkaran bangunan, jika tempat usaha terbukti tidak berizin atau untuk prostitusi. Razia akan digelar berkala dan lebih masif ke depannya.
  • Operasi gabungan ini melibatkan Dinas Kesehatan untuk pengambilan sampel darah guna pencegahan HIV/AIDS, serta Dispendukcapil untuk memverifikasi identitas keenam perempuan yang diamankan. Mereka sedang menjalani tes kesehatan sebelum proses lebih lanjut.

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo mengamankan enam perempuan yang diduga sebagai pemandu lagu (LC) dan belasan botol minuman keras (miras) dalam razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah.

Operasi gabungan tersebut menyasar Kecamatan Krembung, Krian, dan Sidoarjo Kota. Selain mengamankan enam perempuan, petugas juga menyita belasan botol miras golongan A dan B.

Petugas turut menemukan sebuah tempat usaha yang diduga menjual minuman keras tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku. Pemilik usaha tersebut kemudian didata untuk proses lebih lanjut.

Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana yang ikut memantau jalannya operasi menilai terdapat indikasi kebocoran informasi sehingga sebagian lokasi sasaran diduga telah bersiap sebelum razia berlangsung.