Ternyata Doyan Makan Terong Punya 5 Manfaat yang Tak Disangka! Ini Penjelasannya

Ringkasan Berita
  • Terong kaya akan antioksidan dan serat yang membantu melindungi tubuh dari radikal bebas serta mendukung kesehatan pencernaan dengan kalori yang rendah.
  • Antioksidan dalam terong, seperti nasunin dan antosianin, berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kolesterol LDL dan melindungi sel dari kerusakan.
  • Konsumsi terong dapat mendukung pengendalian gula darah berkat kandungan serat dan polifenolnya, sehingga bermanfaat sebagai bagian dari pola makan untuk diabetes.
  • Terong memiliki potensi dalam pencegahan kanker karena senyawa nasunin di kulitnya yang melindungi membran sel dari kerusakan radikal bebas.
  • Kandungan serat tinggi dan kalori rendah pada terong membantu menciptakan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mendukung program penurunan berat badan.

Berikut sejumlah manfaat mengonsumsi terong bagi kesehatan tubuh yang dirangkum dari Healthline dan WebMD.

1. Kaya antioksidan

Terong mengandung beragam vitamin dan mineral serta kaya akan antioksidan. Senyawa tersebut membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan antosianin pada terong turut memberikan manfaat tersebut. Antosianin merupakan pigmen yang memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

2. Berpotensi membantu mencegah kanker

Kulit terong berwarna ungu tua mengandung nasunin, salah satu jenis antioksidan yang diyakini dapat membantu menjaga serta melindungi membran sel.

Penelitian awal menunjukkan nasunin berpotensi melindungi lemak yang terdapat pada membran sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil di dalam tubuh yang berpotensi menimbulkan kerusakan.

Tubuh secara alami menghasilkan radikal bebas dalam jumlah tertentu. Namun, paparan dari luar, seperti radiasi, asap rokok, dan sejumlah bahan kimia industri, juga dapat menjadi sumber radikal bebas.

3. Mengurangi risiko penyakit jantung

Sejumlah penelitian menunjukkan antioksidan dalam terong berpotensi membantu meningkatkan fungsi jantung dan memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.

Terong juga mengandung asam klorogenat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL yang tinggi, salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Selain itu, nasunin sebagai antioksidan juga dapat membantu menurunkan kadar zat besi dalam darah ketika jumlahnya berlebihan. Kadar zat besi yang tinggi diketahui menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung, terutama pada pria dan orang dengan rahim yang tidak mengalami menstruasi.

4. Membantu menurunkan berat badan

Kandungan serat yang tinggi dengan kalori yang rendah membuat terong dapat menjadi salah satu pilihan dalam pola makan untuk menurunkan berat badan. Serat dicerna secara perlahan sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengurangi asupan kalori.

Karena karakteristik tersebut, terong kerap digunakan sebagai pengganti bahan makanan berkalori lebih tinggi dalam berbagai resep. Secangkir terong disebut hanya mengandung sekitar 35 kalori.

5. Mendukung pengendalian kadar gula darah

Memasukkan terong ke dalam pola makan juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Manfaat ini terutama berkaitan dengan kandungan seratnya yang tinggi dan tidak langsung dipecah dalam sistem pencernaan.

Selain serat, terong mengandung polifenol yang juga berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah. Kandungan tersebut membuat terong dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pengendalian diabetes.