Kandang Sapi di Babat Lamongan Terbakar, Empat Ekor Mati dan Dua Motor Hangus

Ringkasan Berita
  • Kebakaran kandang sapi di Lamongan terjadi Kamis malam sekitar pukul 18.20 WIB, diduga bersumber dari diang api untuk ternak yang dekat tumpukan jerami kering.
  • Empat ekor sapi mati dan dua sepeda motor hangus terbakar, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
  • Upaya pemadaman melibatkan warga, polisi, dan petugas damkar, baru berhasil sekitar pukul 21.00 WIB setelah tiga jam lebih.
  • Pemilik kandang, Kariono, masih syok dan belum dapat dimintai keterangan, sementara warga sekitar membantu mengamankan barang berharga dan ternak lain.
  • Polisi mengimbau masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bahan mudah terbakar seperti jerami.

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Kandang sapi milik Kariono (49), warga Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat, terbakar hebat pada Kamis malam sekitar pukul 18.20 WIB. Empat ekor sapi mati dalam peristiwa tersebut.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan kejadian tersebut.

"Kebakaran diduga bermula dari diang api untuk ternak yang dekat tumpukan jerami kering," jelasnya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang rumahnya berada di depan rumah korban.

"Saksi cium bau terbakar. Saat lihat, kandang sudah terbakar. Saat itu korban dan istri sedang tahlilan di tetangga," lanjutnya.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga dan anak korban.

Warga bersama anggota Polsek Babat berupaya memadamkan api secara manual sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah bersama anggota, petugas pemadam kebakaran, dan warga berjibaku memadamkan api. Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, empat ekor sapi mati, dua sepeda motor dan kandang hangus terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kariono belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam kondisi syok. Sementara itu, warga sekitar membantu mengamankan ternak lain dan barang-barang berharga milik korban.

Polisi mengimbau masyarakat tidak meninggalkan sumber api yang masih menyala, terutama di dekat jerami atau bahan yang mudah terbakar.

"Pastikan api benar-benar padam sebelum tinggalkan lokasi. Kewaspadaan bersama penting cegah kebakaran," pungkas Hamzaid. (van)