Lupa Password hingga OTP Mobile JKN Tak Masuk? Begini Cara Mengatasinya

MADIUN,BANGSAONLINE.com - Kendala penggunaan Aplikasi Mobile JKN, mulai dari lupa password, kode OTP yang tidak masuk, hingga kegagalan verifikasi wajah, dapat diatasi dengan sejumlah langkah sederhana.

Bagi peserta yang sedang membutuhkan layanan JKN, persoalan tersebut tentu dapat menimbulkan kebingungan.

Namun, peserta tidak perlu langsung khawatir karena setiap kendala memiliki langkah penyelesaian yang dapat dicoba agar kembali bisa menggunakan Aplikasi Mobile JKN.

Melalui telepon genggam, peserta kini dapat mengakses berbagai layanan JKN tanpa harus selalu mendatangi kantor BPJS Kesehatan. Karena itu, pemahaman mengenai cara mengatasi kendala penggunaan aplikasi menjadi penting agar kemudahan layanan digital tersebut tetap dapat dimanfaatkan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, menjelaskan Mobile JKN terus dikembangkan untuk memudahkan peserta mengakses berbagai kebutuhan dalam Program JKN.

Saat mengalami kendala ketika login maupun menggunakan aplikasi, peserta dapat mencoba sejumlah langkah penyelesaian secara mandiri terlebih dahulu.

“Peserta tidak perlu khawatir apabila mengalami kendala saat menggunakan Mobile JKN. Setiap kendala memiliki langkah penyelesaian yang dapat dicoba terlebih dahulu, sehingga peserta tetap dapat memanfaatkan layanan digital dengan nyaman,” jelasnya, Senin (14/9/2026) di kantornya.

Salah satu kendala yang cukup sering dialami peserta adalah lupa password. Untuk mengatasinya, peserta dapat memilih menu “Lupa Password”, kemudian memasukkan NIK dan melakukan verifikasi menggunakan nomor telepon atau email yang telah terdaftar.

Setelah verifikasi berhasil, peserta dapat membuat password baru dan kembali masuk ke Aplikasi Mobile JKN.

Lantas, bagaimana jika kode OTP tidak kunjung diterima? Peserta dapat terlebih dahulu memastikan metode pengiriman OTP yang dipilih, baik melalui WhatsApp, email, maupun SMS. Nomor telepon dan alamat email juga perlu dipastikan masih aktif serta sesuai dengan data yang tercatat.

Jika nomor telepon atau alamat email sudah mengalami perubahan, peserta dapat menghubungi Care Center 165 atau mendatangi Kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk melakukan pembaruan data.

Kendala lain yang dapat dialami peserta adalah kegagalan saat melakukan verifikasi wajah. Dalam kondisi tersebut, peserta perlu memastikan wajah yang digunakan sesuai dengan data rekam wajah pada NIK.

Peserta juga perlu memastikan wajah tidak terhalang serta berada di tempat dengan pencahayaan yang cukup agar proses verifikasi dapat berlangsung optimal. Jika verifikasi masih gagal, peserta dapat melakukan verifikasi secara manual dengan bantuan petugas BPJS Kesehatan.

“Kami berharap peserta dapat mencoba langkah-langkah yang tersedia dan memanfaatkan kanal bantuan apabila membutuhkan pendampingan. Harapannya, jika ada kendala teknis tidak menghalangi peserta mendapatkan kemudahan layanan JKN,” tambah Wahyu.

Salah seorang peserta JKN, Yatno, mengaku lebih tenang setelah mengetahui adanya solusi untuk mengatasi berbagai kendala saat menggunakan Mobile JKN.

Menurutnya, informasi tersebut penting karena persoalan seperti lupa password maupun kode OTP yang tidak masuk sebenarnya dapat diselesaikan tanpa harus langsung merasa panik.

“Sekarang saya jadi tahu harus bagaimana kalau lupa password atau OTP tidak masuk. Ternyata ada langkah yang bisa dicoba sendiri. Informasi seperti ini sangat membantu karena Mobile JKN memang memudahkan banyak urusan JKN,” ungkapnya. (*)