SAMPANG,BANGSAONLINE.com - BPBD Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih menyusul meningkatnya kebutuhan dan mulai mengeringnya sejumlah sumber air warga selama musim kemarau.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin meminta masyarakat menggunakan persediaan air secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan yang benar-benar diperlukan.
"Imbauan kami kepada masyarakat, agar irit menggunakan air bersih dan bijak dalam menggunakan air," ujar Hozin, Senin 21 September 2026.
Menurut Hozin, penghematan air perlu dilakukan bersama karena kekeringan telah terjadi di sejumlah wilayah Sampang. BPBD mencatat sebanyak 78 desa di 12 kecamatan masuk kategori kering kritis.
BPBD Sampang tetap berupaya memenuhi kebutuhan air masyarakat melalui distribusi air bersih.
Namun, keterbatasan armada membuat penyaluran dilakukan secara bergantian.
Dalam sehari, BPBD Sampang maksimal mendistribusikan enam tangki air bersih. Setiap tangki memiliki kapasitas lebih dari 5.000 liter.
"Artinya ada hikmahnya, ada empati dari masyarakat. Memang harus bijak dalam menggunakan air," katanya.
BPBD juga memastikan setiap laporan masyarakat terkait kebutuhan air bersih akan ditindaklanjuti.
Warga yang membutuhkan bantuan dapat mengajukan permohonan melalui pemerintah desa untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan BPBD.
"Di tengah kondisi ini, masyarakat diharapkan tidak menggunakan air secara berlebihan dan mulai mengatur pemakaian untuk kebutuhan minum, memasak serta keperluan rumah tangga lainnya,"pungkasnya (van)










