Antisipasi Dampak Karhutla, Kemenkes Kerahkan Ribuan Tenaga Kesehatan

BANGSAONLINE.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan untuk mengantisipasi ancaman kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan.

Karhutla yang menurunkan kualitas udara telah memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, menyebut hingga 16 September 2026 tercatat lebih dari 151.000 kasus ISPA di 7 provinsi dan 63 kabupaten/kota.

“Langkah ini kami ambil untuk mendekatkan pertolongan medis langsung kepada masyarakat terdampak sekaligus memperkuat tenaga kesehatan daerah,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Selain tenaga medis, Kemenkes mendistribusikan 1.927.554 masker, 280 unit mesin pekat oksigen, 36 tabung oksigen, serta ratusan dus makanan tambahan, obat-obatan, dan vitamin. Bantuan diprioritaskan untuk fasilitas kesehatan di wilayah dengan dampak karhutla terparah.

Kemenkes juga menyiagakan 1.691 Puskesmas, 360 rumah sakit rujukan, dan 87 laboratorium kesehatan masyarakat untuk penanganan medis cepat serta pengujian kualitas udara.

“Kemenkes berkomitmen terus mengoptimalkan distribusi logistik medis demi keselamatan masyarakat,” kata Widyawati.

Ia mengimbau masyarakat membatasi aktivitas luar ruangan dan konsisten menggunakan masker. Kelompok rentan seperti penderita asma dan jantung menjadi prioritas perlindungan selama masa tanggap darurat karhutla. (rom)