JAKARTA, BANGSAONLINE.com-Susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dikabarkan bakal diumumkan oleh Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) pada Rabu (30/9/2026) nanti malam.
"InsyaAllah nanti malam (pengumumannya) 19.00 di PBNU," ungkap Prof Dr H Mohammad Nuh seperti dilansir DetikHikmah pada Rabu (30/9/2026) hari ini.
Lalu siapakah yang akan menjabat sebagai sekretaris jenderal (Sekjen) PBNU. Sumber BANGSAONLINE menyebutkan terjadi tarik-menarik antara dua nama: Lukman Edy dan Gudfan Arif. Sebelumnya, nama Lukman Edy menguat. Bahkan Lukman Edy disebut-sebut 99 persen bakal menduduki posisi Sekjen.
Tapi komposisi itu dikabarkan berubah. “Sekjennnya kemungkinan besar Gudfan Arif. Kemungkinan besar,” ujar sumber BANGSAONLINE di Jakarta.
Sumber BANGSAONLINE yang lain bahkan memastikan bahwa Sekjen PBNU 2026-2031 adalah Gudfan Arif. Menurut dia, sudah positif Gudfan.
"Gudfan sekjennya," ujar sumber tersebut sembari mengirimkan susunan pengurus lengkap PBNU periode 2026-2031 dalam format pdf kepada BANGSAONLINE.
Gudfan adalah mantan Ketua Partai Gerindra Jawa Timur. Putra KH Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan itu dikenal sebagai orang dekat Gus Ipul.
Perubahan ini menarik. Karena sebelumnya Gus Kikin sempat menyebut Gusdfan akan diplot sebagai bendahara umum.
"Saya dengan Gus Gudfan sudah saya hubungi untuk menjadi Bendum," kata Gus Kikin usai acara ramah tamah bersama jajaran pegawai PBNU di Gedung PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026) lalu.
Saat itu Gudfan mengaku pasrah kepada Gus Kikin. “Saya pasrah, apa kata beliau saja," ungkap Gus Gudfan.
Lalu Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjabat sebagai apa? Sumber BANGSAONLINE menyebut Menteri Sosial RI itu bakal duduk sebagai Wakil Ketua Umum.
“Gus Ipul Wakil Ketua Umum. Kalau Pak Prof Nuh kemungkinan Katib Aam,” ujar sumber tersebut lagi.
Namun semua informasi itu belum terkonfrimasi secara resmi. Artinya, informasi itu bisa benar dan bisa salah. “Tapi tak jauh dari itulah,” ujar sumber BANGSAONLINE itu lagi.
Kita tunggu saja pengumuman dari Ketua Umum PBNU Gus Kikin nanti malam.










