KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menyerahkan hasil program Bedah Kamar Lansia bertajuk Damar Lansia kepada Sumadi, warga RT 02 RW 01 Dusun Junwatu, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Rabu (30/9/2026).
Penyerahan tersebut sekaligus dirangkai dengan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako bagi warga.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian ketujuh program Bedah Kamar Lansia sekaligus bagian dari peringatan HUT ke-66 Karang Taruna tahun 2026 dalam rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT).
“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan tahun ke-7 dalam Bedah Kamar Lansia. Dan ini juga memperingati HUT ke-66 Karang Taruna tahun 2026 di Kota Batu,” ujarnya.
Heli menjelaskan, tahun ini program tersebut menyasar tiga rumah lansia, masing-masing satu rumah di setiap kecamatan di Kota Batu.
Pelaksanaannya melibatkan relawan Karang Taruna dengan dukungan masyarakat serta sejumlah mitra yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial.
“Damar Lansia adalah panggilan hati kami untuk peduli terhadap orang tua yang telah berjuang di masa lalu. Kami ingin menghadirkan kamar yang layak, jamban yang sehat, dan lingkungan yang nyaman bagi para lansia,” tegas Heli, yang juga disetujui dan diamini oleh Wali Kota Batu.
Kepala Desa Junrejo Andi Faizal Hasan mengapresiasi kepedulian yang diwujudkan melalui program tersebut. Ia menyebut kondisi rumah Sumadi, 84, mengalami perubahan signifikan setelah direnovasi, dari lantai tanpa keramik menjadi lebih bersih dan layak huni.
Rumah yang berdiri di atas lahan sekitar 6 x 12 meter tersebut kini mendapatkan sejumlah perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan penghuninya.
“Beberapa agenda yang dilakukan meliputi pembersihan kamar, perbaikan ranjang dan perabot, renovasi pintu dan jendela, rehabilitasi jamban sehat, pemasangan saluran air bersih, serta penyerahan sembako. Ini adalah contoh yang bagus,” ungkap Faizal.
Faizal melanjutkan, Sumadi hidup seorang diri dan telah lama menyendiri.
Perbaikan hunian tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap warga yang membutuhkan.
“Ia hidup sendirian dan sudah lama menyendiri. Dengan adanya gerakan kepedulian seperti ini harus terus digaungkan, tiap tahun harus ada,” jelasnya. (adi/van)










