BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Prestasi membanggakan diraih Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan menyabet penghargaan sebagai Pembina Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terbaik I dalam ajang PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur pada Senin (12/10/2026).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Laela Nor Aeny, mengungkapkan bahwa capaian ini tak lepas dari konsistensi pemkab dalam mengedukasi serta membina masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Bojonegoro juga memberikan perhatian nyata terhadap kesejahteraan para anggota satuan perlindungan masyarakat (satlinmas).
"Apresiasi bagi seluruh anggota Satlinmas diberikan berupa jaminan BPJS Ketenagakerjaan, BKK Linmas, hingga bantuan insentif. Hal ini agar mereka bisa menjalankan tugas secara maksimal demi meningkatkan keamanan wilayah," terang Laela.
Selain perhatian terhadap personel, Satpol PP Bojonegoro dinilai sukses membangun sinergi yang solid bersama jajaran TNI dan Polri dalam memberikan pelayanan keamanan bagi masyarakat.
Ia membeberkan, saat ini terdapat sebanyak 3,473 pos kamling yang tersebar di 430 desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Bojonegoro. Seluruh pos kamling tersebut dipastikan aktif karena tradisi siskamling telah menjadi kesadaran kolektif masyarakat setempat.
Secara khusus, Laela mengapresiasi Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, yang ditunjuk mewakili kabupaten dan berhasil menembus nominasi 10 besar di tingkat provinsi Jawa Timur.
"Semoga Desa Sukorejo dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya. Capaian ini berkat penguatan keamanan lingkungan, sinergi antarunsur, serta inovasi pelayanan keamanan berbasis masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan bahwa penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Bojonegoro. Ia berharap apresiasi ini menjadi pemantik semangat untuk terus memelihara tradisi gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
"Kami berharap capaian ini dapat mendorong semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing," tandas Setyo Wahono.










