KPK OTT Pejabat BNPB, Ditemukan Uang Rp1,5 Miliar

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Benar," ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto dikutip ANTARA di Jakarta, Selasa.

Menurut Setyo, KPK sudah menangkap sejumlah pihak dalam OTT tersebut.

"Ada beberapa pihak yang sudah diamankan, dan sedang dimintai keterangan,” ujarnya.

Namun ia belu mau mengungkapkan siapa saja yang ditangka. Ia mengatakan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo akan mengungkapkannya.

"Untuk detail siapa-siapa yang diamankan, nanti Jubir akan memberikan keterangan," ujarnya.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sementara sumber lain mengungkap bahwa penyidik telah menyita uang sebesar Rp1,5 miiar dalam tangkap tangan itu. “Duit Rp1,5 milliar,” ujar sumber tersebut dilansir CNNIndonesia, Selasa (13/10/2026).

Yang menarik, ada sejumlah mobil berplat TNI terlihat terparkir di lobi gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13/10/2026) malam. Hal ini setelah beredar informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan lembaga tersebut.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas keamanan juga sempat melarang awak media mengambil gambar di area gedung BNPB.

Dilansir Kompas, Selasa 13 Oktober 2026, sejumlah anggota TNI masuk ke dalam gedung BNPB. Namun, hingga Selasa malam, belum terkonfirmasi tujuan kedatangan anggota TNI ke gedung BNPB.

Berton, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengaku belum mengetahui adanya informasi OTT yang melibatkan KPK.

"Kami belum dapat memberikan keterangan apa pun karena kami belum tahu apa-apa," kata Berton saat dikonfirmasi, Selasa.

Menurut dia, sejak pagi hingga siang hari, tidak ada OTT di kantor BNPB. Aktivitas pelayanan di kantor tersebut juga berjalan seperti biasa. "Yang pasti dari pagi sampai siang tidak ada OTT di kantor BNPB dan tetap memberikan pelayanan seperti biasa," ujarnya.