TUBAN, BANGSAONLINE.com – Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIKNU) Tuban resmi membuka Program Studi (Prodi) D3 Farmasi bersamaan dengan pelaksanaan wisuda ke-X di aula kampus, Sabtu (24/10/2026).
Rektor IIKNU Tuban, Miftahul Munir, mengatakan pembukaan Prodi D3 Farmasi menjadi langkah kampus untuk menjawab tingginya kebutuhan tenaga farmasi seiring berkembangnya fasilitas pelayanan kesehatan.
"Sekarang ini banyak berkembang fasilitas kesehatan seperti puskesmas maupun klinik yang tentunya membutuhkan tenaga farmasi untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat," terangnya.
Bersamaan dengan peluncuran prodi baru tersebut, IIKNU Tuban juga mewisuda 186 mahasiswa dari lima program studi. Rinciannya, 60 lulusan S1 Ilmu Keperawatan, 78 lulusan S1 Kebidanan, 19 lulusan S1 Gizi, 21 lulusan S1 Administrasi Kesehatan, dan 8 lulusan S2 Kesehatan Masyarakat.
Menurut Munir, wisuda kali ini mencatatkan sejarah baru bagi kampus. Untuk pertama kalinya, Program Magister Kesehatan Masyarakat meluluskan mahasiswa.
Delapan lulusan perdana tersebut berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari bidan, perawat, hingga dokter.
Kehadiran program magister tersebut diharapkan dapat memfasilitasi tenaga kesehatan di Tuban dan sekitarnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi tanpa harus ke luar daerah.
"Kita ingin memfasilitasi tenaga kesehatan agar mereka tidak perlu melanjutkan kuliah jauh-jauh," imbuhnya.
Munir berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan kelulusan bukan sebagai akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga attitude dan profesionalisme di dunia kerja.
"Kami mengingatkan agar tetap menjaga attitude di dunia kerja maupun masyarakat, serta mengimplementasikan keahliannya sesuai bidangnya masing-masing," tuturnya. (coi/van)










