Bupati Gresik Lantik Edy Hadisiswoyo Sebagai Pj Sekdakab

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi melantik Edy Hadisiswoyo sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Gresik. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, pada Rabu (28/10/2026).

Edy mengisi posisi yang ditinggalkan Achmad Washil Miftahul Rachman setelah purna tugas per 27 Oktober. Saat ini, Edy juga tercatat aktif menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Gresik.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/253/437.73/M/2026 dan telah mendapatkan persetujuan Gubernur Jawa Timur tertanggal 23 Oktober 2026. Masa jabatan Pj Sekdakab ini berlaku terhitung sejak pelantikan hingga paling lama tiga bulan, atau sampai pejabat definitif ditetapkan.

Saat memberikan arahan, Bupati Yani memberi dorongan semangat kepada Edy agar menjalankan amanah baru ini dengan optimal serta mampu memperkuat konsolidasi di internal Pemkab Gresik. Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan jajaran birokrasi dalam merespons berbagai tantangan daerah.

"Tantangan ke depan kita hadapi bersama-sama. Saya harap bisa kompak, solid, dan sabar. Insya Allah diberikan kemudahan oleh Allah," ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Achmad Washil Miftahul Rachman yang telah mengabdi selama 5 tahun 1 bulan sebagai Sekdakab Gresik, dengan harapan hasil kerjanya membawa kemaslahatan berkelanjutan bagi warga Gresik.

Di samping urusan birokrasi, Bupati Yani mendorong akselerasi program bantuan pendidikan lewat sinergi APBD dan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan. Pemkab Gresik sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran beasiswa sebesar Rp7 miliar pada 2027, berupa subsidi uang kuliah tunggal (UKT) Rp2,5 juta per semester dan uang saku Rp1 juta per semester. Sinergitas program CSR pendidikan ini rencananya bakal dimatangkan dalam Musrenbang CSR pada November 2026 mendatang.

Guna menopang pembangunan, Bupati Yani menyoroti sektor pendapatan asli daerah (PAD). "Pemerintah daerah perlu menggali potensi pendapatan yang dapat dikembangkan tanpa menambah beban masyarakat secara berlebihan," tegasnya.

Sementara itu, Edy Hadisiswoyo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan daerah. Ia menyatakan siap berkoordinasi dan memohon bimbingan dari forkopimda serta seluruh jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

"Alhamdulillah, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, yang telah memberikan amanah kepada saya. Saya juga mohon arahan pimpinan dari forkopimda beserta seluruh kepala OPD tentang bagaimana kita melaksanakan tugas-tugas ini," tutur Edy.

Edy menekankan bahwa penguatan kolaborasi antar-OPD merupakan kunci utama dalam mewujudkan program strategis daerah.

"Bagaimana visi misi bupati kita wujudkan bersama-sama dengan seluruh OPD. Saya harap bisa saling koordinasi, saling menjaga, dan bisa ada sebuah kekompakan," pungkasnya.