Festival Olahraga Tradisional Meriahkan Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Egrang hingga Gobak Sodor Dilo

Ahmad mengatakan, festival olahraga tradisional tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarperangkat daerah dalam suasana santai dan penuh keakraban.

"Selain menjaga kesehatan fisik dengan berolahraga, perlombaan ini sebagai wadah ajang bersilaturahmi antar dinas di seluruh lingkup Pemkab Tulungagung," ujar dia.

Di tengah kemeriahan perlombaan, Ahmad juga mengingatkan para peserta agar tetap memperhatikan keselamatan selama mengikuti permainan, khususnya egrang.

Menurutnya, permainan yang umumnya dimainkan anak-anak tersebut kini diikuti peserta dewasa dengan bobot tubuh yang berbeda.

"Hati hati dalam memainkan olahraga ini sebab pada umumnya egrang dimainkan oleh anak anak dengan beban yang tidak seperti orang dewasa, sementara sekarang orang dewasa," tuturnya.

Dalam festival tersebut, terdapat tiga cabang perlombaan yang dipertandingkan, yakni egrang putra, terompah panjang putra dan putri, serta gobak sodor putri.

Setiap permainan memiliki tantangan tersendiri. Egrang membutuhkan keseimbangan dan keberanian, sedangkan terompah panjang mengandalkan keselarasan langkah antarpemain. Adapun gobak sodor menuntut kelincahan, strategi, dan kekompakan tim. (fer/van)