Wali Kota Malang Berangkatkan Kontingen Popda dan Peparpeda Jawa Timur 2026

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas keberangkatan 336 atlet yang akan mewakili daerah pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-15, dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) ke-3 Jawa Timur tahun ini, Senin (2/11/2026).

Kontingen Kota Malang akan berlaga pada 27 cabang olahraga dalam ajang yang berlangsung mulai 29 Oktober hingga 11 November 2026 di sejumlah daerah, termasuk Ngawi dan Surabaya.

"Hari ini kita memberangkatkan 335 atlet untuk Popda dan satu atlet para atletik yang akan berlaga di Ngawi dan Surabaya. Mereka adalah pelajar-pelajar, mahasiswa yang telah berlatih, memenuhi kualifikasi, dan akhirnya bisa mewakili Kota Malang di ajang tersebut," kata Wali Kota Malang.

Keikutsertaan atlet dalam Popda dan Peparpeda menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga pelajar, sekaligus bentuk dukungan terhadap kesempatan yang setara bagi atlet penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

Wahyu menyebut kontingen Kota Malang telah mengawali kompetisi dengan hasil positif. Hingga saat ini, atlet Kota Malang telah menyumbangkan tiga medali emas dari cabang olahraga akuatik.

Menurut dia, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi atlet lain untuk terus berjuang mengharumkan nama daerah selama mengikuti kompetisi.

"Per hari ini, kita sudah mendapat tiga emas. Itu bisa memberikan semangat mereka. Kita berangkatkan, dengan harapan mendapat hasil terbaik, prestasi terbaik, dengan tetap menjaga sportifitas," paparnya.

Pemkot Malang menargetkan kontingen mampu meraih 25 medali emas pada penyelenggaraan Popda dan Peparpeda Jawa Timur 2026. Target ini diharapkan dapat dicapai melalui kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung.

Selain mengejar prestasi, Wahyu juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Kota Malang selama mengikuti pertandingan.

Ia berharap keikutsertaan dalam Popda dan Peparpeda tidak hanya menghasilkan medali, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengalaman berharga bagi para atlet muda untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Menurut dia, Kota Malang memiliki potensi besar di bidang olahraga, termasuk dari kalangan pelajar. Karena itu, pembinaan atlet muda perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan prestasi yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional. (dad/mar)