Tutup Ginofest 2026, Wabup Gresik Minta Tak Berhenti di Ajang Kompetisi

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meminta 205 inovasi yang dipamerkan dalam Gresik Inovasi Festival (Ginofest) 2026 terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Alif saat menutup Ginofest 2026 di Atrium Icon Mall lantai UG, Sabtu malam (7/11/2026).

Dalam sambutannya, Alif yang juga menjabat Plt. Bupati Gresik berharap berbagai inovasi yang dihasilkan dalam festival tersebut tidak hanya berhenti sebagai karya kompetisi dan pameran, tetapi dikembangkan hingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, budaya dan kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai sumber inspirasi untuk menciptakan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.

"Ginofest bukan hanya ajang kompetisi dan pameran, tetapi juga ruang bertemunya budaya, kreativitas, dan inovasi. Saya berharap hasil dari festival ini dapat ditindaklanjuti secara konkret, baik melalui inkubasi inovasi, kerja sama riset, pengembangan UMKM, maupun implementasi dalam pelayanan publik," ujarnya.

Ia menilai karya-karya yang ditampilkan dalam Ginofest 2026 membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan yang harus dilestarikan, melainkan juga sumber kreativitas untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Alif juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang berpartisipasi dalam festival tersebut. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dan semakin beragamnya karya inovasi menjadi perkembangan positif dalam membangun budaya inovasi di Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo menyampaikan bahwa peningkatan jumlah inovasi menjadi salah satu indikator berkembangnya budaya inovasi di Kabupaten Gresik.

Ia berharap seluruh inovasi yang telah dihasilkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan sehingga berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta pembangunan daerah.

Ginofest 2026 mengusung tema "Budaya Menginspirasi Ciptakan Inovasi, Gresik Siap Bertransformasi". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6-7 November 2026, ini menjadi wadah untuk memperkenalkan karya inovatif, mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan inovasi daerah.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 205 inovasi berpartisipasi dalam Ginofest 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 73 inovasi berbasis website/mobile app, 57 inovasi bidang agribisnis dan energi baru terbarukan, 27 inovasi sosial budaya dan kependudukan, serta 48 inovasi kategori perangkat daerah.

Selain kompetisi, Ginofest 2026 juga menghadirkan 26 stan pameran yang melibatkan berbagai unsur. Rinciannya meliputi lima stan SD/MI, dua stan SMP, enam stan SMA/SMK/MAN, empat stan universitas, lima stan perangkat daerah, tiga stan juara GIK, serta satu stan komunitas.

Dalam kesempatan tersebut, Alif bersama Pj. Sekdakab Gresik juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi dan penerima apresiasi stan pameran.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi sejumlah stan serta berinteraksi dengan peserta dan masyarakat yang hadir.

Pada kategori inovasi berbasis website/mobile app, juara pertama diraih Gresik Futuretech, disusul Nextlevel sebagai juara kedua dan Minabot sebagai juara ketiga. Sementara itu, C’Mon Baby meraih juara harapan.

Pada kategori agribisnis dan energi baru terbarukan, Legend Tren International berhasil meraih juara pertama, disusul Coco Muda Energy sebagai juara kedua dan Ental Tim sebagai juara ketiga. Adapun Alfa Team meraih juara harapan.

Sementara itu, kategori sosial budaya dan kependudukan menempatkan Yusuf Rizal Hadi Purnomo sebagai juara pertama, Kurniati sebagai juara kedua, dan SAMBANG sebagai juara ketiga. Slempit Jaya meraih juara harapan.

Untuk kategori khusus perangkat daerah, UPT SMPN 10 Gresik meraih juara pertama, RSUD Gresik Sehati juara kedua, dan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak juara ketiga. Sementara itu, juara harapan diraih UPT Puskesmas Ujungpangkah.

Adapun penghargaan stan pameran diberikan kepada SMK Muhammadiyah 5 sebagai stan terunik, SD Irada sebagai stan terinteraktif, Minu Trate Putri sebagai stan terbersih, dan SD Muhammadiyah GKB sebagai stan terfavorit. Sementara itu, predikat penampilan terheboh diraih SMP Plus Jauharul Maknun. (hud/van)