Petrokimia Gresik Bantu Tempat Tidur Pasien RST dr Soepraoen Malang

Petrokimia Gresik Bantu Tempat Tidur Pasien RST dr Soepraoen Malang Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo saat penyerahan tempat tidur pasien kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 20 tempat tidur pasien senilai Rp 204 juta untuk Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Soepraoen, , Jawa Timur.

Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Direktur Utama , Dwi Satriyo Annurogo kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, di Kodam V/Brawijaya Surabaya, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Menperin RI Apresiasi 2 Rintek Petrokimia Gresik

Dwi Satriyo menyatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program " Peduli & Berbagi" sebagai wujud kepedulian dan pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan kepada stakeholder, dalam hal ini Kodam V/Brawijaya, yang telah berkontribusi aktif dalam penanggulangan Covid-19 di Jatim.

Mulai dari penyediaan layanan vaksinasi hingga penambahan tenaga bantuan untuk tenaga kesehatan di RS Rujukan Covid-19.

Seperti diketahui, untuk mengatasi keterbatasan tempat tidur bagi pasien Covid-19, TNI AD mendirikan rumah sakit lapangan di RST dr. Soepraoen yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 di wilayah Jatim.

Baca Juga: Di AIGIS 2024, Petrokimia Gresik Raih Apresiasi Industri Hijau dari Menperin

"Dengan penambahan tempat tidur pasien ini, kami berharap BOR (Bed Occupancy Rate) di RST dr. Soepraoen dapat menurun, sehingga dapat melayani lebih banyak pasien Covid-19. Dengan demikian kasus penularan Covid-19 dapat segera ditangani dan tingkat kesembuhan pasien pun diharapkan meningkat," ujar Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengatakan bahwa bantuan ini juga selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang saat ini terus berupaya menambah ketersediaan tempat tidur pasien di berbagai rumah sakit di Jatim untuk melayani pasien Covid-19.

Terlebih, berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi Jatim, sebagian besar wilayah di Jatim hingga hari ini masih berstatus zona merah atau risiko tinggi.

Baca Juga: PPPI Gelar Deklarasi, Ini Pesan Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik

"Untuk itu sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dan Forkopimda Pemprov Jatim dalam percepatan penanganan Covid-19, khususnya di Jatim," jelas Dwi Satriyo.

Sebelumnya, bersama Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jatim juga telah menyalurkan bantuan oksigen medis sebanyak 46,61 ton untuk RS di Jatim melalui BPBD Provinsi Jatim.

Kemudian, bantuan 11.812 paket imun senilai Rp 1,2 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan, dan terdekat akan melakukan reaktivasi unit Air Separation Plant (ASP) berkapasitas 23 ton oksigen liquid per hari.

Baca Juga: KPU Sebut Status Tiga Bapaslon Pilwali Malang Telah Lengkap dan Benar secara Administrasi

Pabrik itu nantinya akan menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk rumah sakit di Jatim pada khususnya, dan Jawa-Bali pada umumnya.

Dwi Satriyo berharap semakin banyak sinergi yang dapat dilakukan dengan TNI AD pada umumnya dan Kodam V/Brawijaya pada khususnya, terlebih di tengah pandemi Covid-19, mengingat keduanya memiliki sasaran yang sama yaitu mendukung ketahanan pangan nasional, utamanya di Jatim.

Berbagai program kolaboratif antara dengan TNI AD telah dilaksanakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, salah satunya adalah program "Demplot Dambaan", sinergi antara dengan Kodim 0817/Gresik dan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Dukung Kemajuan Pertanian di Timor Leste

Di mana peran Babinsa juga berkontribusi besar turut memberikan penyuluhan pertanian di tingkat desa. Program Demplot Dambaan telah terbukti mampu meningkatkan hasil panen hingga 30 persen.

"Kami berharap program ini dapat disinergikan dengan seluruh Kodim di wilayah Jawa Timur, sehingga penerima manfaatnya pun semakin luas," harap Dwi Satriyo.

Bantuan tempat tidur pasien itu diamini Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, sebagai ikhtiar bersama dan wujud sinergi antara BUMN bersama Forkopimda dalam menanggulangi pandemi Covid-19, terutama di wilayah Jatim dengan semangat keberanian dan gotong royong.

Baca Juga: Paslon WALI Bawa 4 Program Unggulan untuk Kota Malang

"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sangat berharga yang diberikan oleh melalui Kodam V/Brawijaya dan semoga bantuan tersebut dapat dioptimalkan oleh rumah sakit tentara yang tersebar di Jawa Timur," kata pangdam. (hud/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO