Akibat Banjir di Tanggulangin Sidoarjo, Puluhan Siswa Terjangkit Penyakit Kulit dan ISPA

Akibat Banjir di Tanggulangin Sidoarjo, Puluhan Siswa Terjangkit Penyakit Kulit dan ISPA Proses belajar salah satu sekolah terdampak banjir di Tanggulangin Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) , Dwijo Prawito mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada pemompaan saja.

Pemompaan yang difungsikan itu, agar pembuangan air yang menumpang di tiga desa terdampak tersebut, segera dialirkan ke arah laut.

"Pompa bakal beroperasi selama 24 jam. Selama ini durasi pemompaan belum sampai 24 jam. Rata-rata hanya 20 jam saja. Jadi fokusnya banyak pada penyedotan air," katanya.

Dari informasi yang dihimpun, Pemkab telah mengaktifkan beberapa pompa air untuk menyedot banjir di tiga titik yang ada di bagian timur Kecamatan Tanggulangin.

Meskipun masa tanggap darurat diperpanjang, menurutnya banjir di Kecamatan Tanggulangin ini mulai berangsur surut. Ketinggian air sudah 10 sentimeter.

“Paling parah di Kedungbanteng, di dekat SMPN 2 Tanggulangin. Selain karena banjir tak kunjung surut, perpanjangan masa tanggap darurat juga karena curah hujan masih tinggi,” pungkasnya. (cat/sis) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Kecelakaan Karambol di Medaeng Sidoarjo, Truk Tabrak Tiga Mobil Hingga Terguling':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO