DMI Gresik Award 2023, Sejumlah Takmir Masjid dan Musala Dapat Penghargaan

DMI Gresik Award 2023, Sejumlah Takmir Masjid dan Musala Dapat Penghargaan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (empat dari kanan) didampingi Ketua DMI Gresik, Zainal Abidin, dan Sekdakab Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat penyerahan penghargaan DMI Gresik Award 2023. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia () memberikan penghargaan kepada sejumlah takmir masjid dan musala di Ruang Mandhala Bakti Praja, Minggu (29/10/2023). Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi kepada para takmir dalam mengelola tempat ibadah dalam gelaran Award 2023.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati , Aminatun Habibah atau yang akrab disapa , didampingi Ketua , Zainal Abidin, dan Sekdakab , Achmad Washil Miftahul Rachman.

mengatakan bahwa penganugerahan Award merupakan hal yang positif, sehingga dapat digunakan sebagai patokan dalam merawat masjid dan musala. Ia menyoroti kondisi lingkungan di masjid yang belum ramah anak, lantaran belum mencakup pendidikan kepada anak dan kebersihan lingkungan.

"Saya tidak ingin masjid dikunci untuk anak-anak kita. Karena mereka punya hak untuk mendapatkan pembelajaran di masjid. Sudah maklum anak-anak saat salat berjamaah menjadi makmum itu ramai, maka ingatkan. Jangan dimarahi atau diusir. Anak-anak akan menggantikan sebagai imam, takmir, pengurus dan lainnya di masjid," paparnya.

Menurut dia, masjid harus menjadi tempat yang bersih dan nyaman saat digunakan oleh masyarakat.

"Saya mohon teman-teman dari dan kecamatan, masjid dirawat betul agar dapat difungsikan dengan baik sebagai tempat pembelajaran dan keagamaan seperti pada zaman Rasulullah SAW," pinta Ketua Pimpinan Daerah Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (PD BKMM) itu.

Sementara itu, Ketua PD , Zainal Abidin, menyatakan Award 2023 diikuti oleh 52 peserta.

"Dalam lomba ini kami menerjunkan 13 orang asesor yang kami bagi menjadi 4 zona," ucapnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (30/10/2023).

Ia menyebut, ada sejumlah kriteria dalam penilaian masjid untuk bisa meraih juara. Antara lain, administrasi, kegiatan masjid seperti remaja masjid (remas), lingkungan masjid yang asri, nyaman, ramah anak, kebersihan, status tanah masjid, dan lainnya.

"Dalam tahap penilaian ini kami juga mengundang takmir masjid untuk dilakukan pembinaan. Yang hadir dapat nilai. Begitu juga yang menjalankan arahan-arahan dalam pengelolaan masjid," tuturnya.

Dikatakan, dalam Award ini penghargaan yang diberikan untuk masjid dan musala mencakup 5 kategori. Yaitu, ategori Masjid Jamik, juara I Masjid Al Ikhlas Sidowungu Menganti, juara II Masjid Al Ihsan Banyuurip Ujungpangkah, juara III Masjid Jannatut Taibin Perum Giri Asri, dan juara Harapan Masjid Baitul Abror Abar-Abir Bungah

Selanjutnya, untuk kategori Masjid Besar, juara I Masjid Baitussalam Kebomas, juara II Masjid Jamik Ainul Yaqin Ujungpangkah, dan juara III Masjid Besar Darussalam Kedamean, serta juara harapan Masjid Sa'datut Daroini Sangkapura.

Adapun kategori musala, juara I Musala Baitul Muttaqin Kedamean, dan juara II Musala Al Ikhlas Menganti Satelit Indah. Sementara untuk kategori masjid Inovasi Ramah Lingkungan diraih oleh Masjid At-Taqwa PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Listrik, dan kategori masjid Transit diberikan kepada Masjid KH. Ahmad Dahlan Bunder .

Zainal menyampaikan, sebelumnya menyabet juara pertama dari tiga kategori yang dilombakan oleh Jatim Award. Yakni, juara I Award Jawa Timur Kategori Pemberdayaan Ekonomi Masjid Terbaik oleh Masjid Nurul Jannah Petro Kebomas, juara I Award Jawa Timur kategori Manajemen Masjid Terbaik oleh Masjid Besar Moedhar Arifin Sidayu, juara I Award Jawa Timur Kategori Arsitektur Masjid Terbaik dan Bersejarah () oleh Masjid Besar Kanjeng Sepuh Sidayu.

"Juga juara harapan I Award Jawa Timur Kategori Masjid Bersih dan Sehat oleh Masjid Jami' Baitus Salam Kebomas," katanya.

Ia menambahkan, masjid yang menang dalam ajang Award 2023 akan diikutkan lomba Jawa Timur Award 2023.

"Yang kita ikutkan lomba semua yang mendapatkan juara. Antara lain, Masjid Jamik Ainul Yaqin Ujungpangkah," ucapnya.

Pada kegiatan ini juga dilakukan MoU.(nota kesepahamam) dan Dinas KBPPPA terkait masjid ramah anak dan dan dengan Dinas Lingkungan Hidup tentang Eco Masjid dan masjid berwawasan lingkungan.

Kegiatan ini Jawa Timur memberikan modal usaha untuk 50 jamaah senilai Rp 25.000.000, dan uang kehormatan untuk 400 imam masjid masing-masing Rp 2.500.000 dengan total senilai Rp 1 miliar. Juga bantuan kursi roda kepada jamaah masjid penyandang disabilitas dari . (hud/mar)

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO