TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban dan Bulog merespons temuan harga minyak goreng Minyakita di atas pasaran atau Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti yang dijual di Pasar Baru Tuban.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo mengakui jika stok Minyakita sedang terbatas.
BACA JUGA:Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Bulog Bojonegoro Salurkan 8 Ton Beras SPHP dan Minyak Goreng Mur
Meski begitu, ia menyebut kenaikan harga yang dijual di pasaran tidak mengalami kenaikan yang cukup siginifikan.
Menurutnya, HET yang ditemukan di Pasar Baru Tuban masih di rentang harga alur distribusi, di mana dari HET Rp15.700, tidak dijual lebih dari Rp17.000.
BACA JUGA:Perkuat Tata Kelola Keuangan Desa, Pemkab Tuban Gelar Pelatihan dan Sertifikasi untuk Bendahara KDMP
Halaman:










