Sektor pendidikan turut menjadi perhatian. Dengan alokasi sekitar Rp616,83 miliar, PKB meminta anggaran tersebut benar-benar berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana, serta kesejahteraan tenaga pendidik.
PKB juga mengusulkan pemberian insentif minimal Rp500 ribu per bulan bagi guru Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta di Kota Malang.
Sementara itu, Fraksi PKS menyoroti proyeksi pendapatan APBD 2027 yang meningkat sekitar 4,05 persen atau Rp92 miliar dibandingkan APBD Perubahan 2026.
Kenaikan pendapatan tersebut dinilai perlu diikuti strategi konkret untuk memperkuat PAD. Upaya tersebut antara lain melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, digitalisasi pemungutan, optimalisasi BUMD, serta pemanfaatan aset daerah secara produktif.










