MUI Jatim Siapkan Ijtima’ Ulama III di Amanatul Ummah Pacet, Bahas 12 Persoalan Keumatan

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur bersiap menggelar Ijtima’ Ulama III di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, pada Sabtu (31/10/2026). 

Ijtima’ Ulama merupakan forum tertinggi Komisi Fatwa MUI yang digelar setiap tiga tahun sekali.

Kepastian pelaksanaan kegiatan tersebut diperoleh melalui rapat gabungan Komisi Fatwa dan Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) pada Selasa (13/10/2025) di lantai dua Gedung MUI Jatim.

Sejumlah pengurus dari kedua lembaga hadir dalam rapat tersebut. Dari Komisi Fatwa hadir KH Sholihin Hasan selaku ketua, KH Ali Maghfur Syadzili selaku wakil ketua, serta KH Lukmanul Hakim selaku bendahara.

Sementara itu, dari Komisi PDUF hadir KH Miftah Jauhari selaku ketua, Rizqi Aladib selaku sekretaris, M Syafi’i selaku Ketua Bidang 3/CSR and Relationship, M. Subhan dari Bidang Media, serta Lutfan Maruef.

Hasil rapat menyimpulkan, Ijtima’ Ulama di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, akan diikuti 150 peserta.

Mereka terdiri atas utusan MUI Jatim, PWNU Jatim, PWM Jatim, MUI kabupaten/kota se-Jawa Timur, pondok pesantren, ma’had aly, serta kampus-kampus keislaman se-Jawa Timur.

“Ada 12 permasalahan yang akan dibahas dalam pertemuan itu nanti,” tutur Kiai Sholihin Hasan dalam pertemuan tersebut.

Ia melanjutkan, persoalan yang akan dibahas antara lain hukum berdakwah dengan laki-laki dan perempuan tanpa pembatas, disertai berjoget-joget dan mengenakan pakaian yang menyeramkan, hukuman mati dan perampasan harta hasil korupsi, hingga persoalan MBG (makan bergizi gratis) dan ojek online.

Menurut Kiai Sholihin, seluruh draf materi saat ini sudah diterima para calon peserta pertemuan.

Mereka diharapkan membahas materi tersebut di internal masing-masing sebelum menghadiri acara, sehingga telah memiliki jawaban dan siap beradu argumen dengan peserta lainnya.

Di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Prof. Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, M.Ag. selaku tuan rumah juga telah menyatakan kesiapannya, terutama terkait akomodasi dan konsumsi yang diperlukan selama kegiatan.

“Kami sudah siap hampir seluruhnya,” tandas Gus Miftah. (mdr/van)